Special Plan: Wamendagri tekankan kepala daerah di Kepri kawal program MBG
Wamendagri tekankan kepala daerah di Kepri kawal program MBG
Tanjungpinang, Senin—Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bima Arya meminta para pemimpin daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk memastikan pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) berjalan lancar. Ia menekankan pentingnya keterlibatan kepala daerah, baik gubernur maupun bupati/wali kota, dalam mengawasi program ini secara aktif.
“Surat Edaran dari Mendagri telah dikeluarkan untuk mendorong kepala daerah berpartisipasi dalam mengawasi MBG, dengan melaporkan perkembangan setiap tiga bulan,” ujar Bima saat memberikan sambutan secara virtual dari Jakarta dalam acara pembukaan Musrenbang RKPD Pemprov Kepri 2027 di Aula Wan Seri Beni, Kota Tanjungpinang.
Bima juga menyarankan penggunaan bahan pangan lokal dalam MBG, agar tidak mengandalkan pasokan dari daerah lain. Selain itu, ia mengingatkan agar ketersediaan bahan makanan tidak terganggu meski jumlah dapur pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) sudah bertambah.
“Tata kelola MBG tolong diperbaiki terus, tak hanya sebatas mencegah keracunan makanan, tapi juga pendataan penerima manfaat harus akurat dan tepat sasaran, baik menyasar pelajar sampai ibul hamil dan menyusui,” tambahnya.
Menurut Bima, program MBG akan terintegrasi dengan koperasi desa/kelurahan merah putih (KDMP) dalam waktu dekat. Ia mengatakan KDMP akan bertindak sebagai pengelola bahan pangan untuk MBG.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakan pemerintah daerah sedang berupaya keras untuk mewujudkan Program Astacita Prabowo-Gibran. Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini MBG telah menyerap 9.037 tenaga kerja di 204 SPPD yang tersebar di tujuh kabupaten/kota.
“Realisasi penerima manfaat MBG mencapai 85,34 persen atau 516.149 orang. Tinggal digesa pembangunan SPPG di pulau-pulau terluar,” ungkap Ansar.
Ansar juga memaparkan bahwa dari total 407 unit koperasi KDMP, 67 di antaranya sudah beroperasi. Koperasi tersebut bergerak di berbagai bidang, seperti toko sembako, apotek desa, pergudangan, pertanian, dan industri lainnya.
“Koordinasi dan sinergi berbagai pihak sangat diperlukan dalam mengawal program Bapak Presiden ini berjalan aman dan lancar,” tutur Ansar, sambil mengapresiasi peran TNI dalam mendukung pelaksanaan KDMP di Kepri.