Key Strategy: Wamendagri: Komitmen pemda penting untuk percepat penuntasan TBC

Wamendagri: Komitmen Pemda Penting untuk Percepat Penuntasan TBC

Jakarta – Akhmad Wiyagus, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), menggarisbawahi peran penting komitmen pemerintah daerah (Pemda) dalam mempercepat penuntasan tuberkulosis (TBC). Ia menyatakan bahwa keberhasilan eliminasi TBC sangat bergantung pada kepemimpinan lokal, terutama dalam mengintegrasikan kebijakan penanggulangan penyakit ini ke dalam rencana dan anggaran daerah.

Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Senin, Wiyagus menekankan bahwa TBC tidak hanya merugikan kesehatan masyarakat, tetapi juga menghambat pertumbuhan ekonomi, memperburuk kemiskinan, serta mengurangi kualitas sumber daya manusia (SDM). “Penyakit ini bisa menghambat agenda pembangunan nasional jika tidak ditangani secara serius,” ujarnya.

“Tuberkulosis ini bukan semata-mata masalah kesehatan, tetapi juga akan berdampak pada produktivitas masyarakat, masalah kemiskinan, dan peningkatan kualitas SDM. Ini harus ditangani serius karena bisa menghambat agenda pembangunan nasional,” kata Wiyagus.

Menurut Wiyagus, upaya penanggulangan TBC telah didukung oleh Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 67 Tahun 2021, yang menjadi dasar bagi Pemda dalam mengambil langkah konkret untuk melindungi masyarakat. Ia menyarankan percepatan penanganan melalui kebijakan terukur dan berkelanjutan, termasuk penguatan perencanaan, alokasi anggaran yang lebih besar, serta pemberdayaan perangkat daerah hingga tingkat desa dan kelurahan.

Wiyagus juga mengingatkan bahwa Indonesia masih berada di peringkat kedua dunia dalam jumlah kasus TBC. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya percepatan yang lebih masif dan terkoordinasi, termasuk kerja sama lintas sektor, agar target eliminasi bisa tercapai. “Harus solid dengan stakeholder lainnya, sehingga eliminasi TBC ini benar-benar bisa diwujudkan oleh kita bersama,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *