Key Strategy: Gubernur Jambi: TKA miliki peran strategis petakan mutu belajar siswa
Gubernur Jambi: TKA Berperan Penting dalam Mengevaluasi Kualitas Pembelajaran
Kota Jambi, Senin — Gubernur Jambi Al Haris menyatakan bahwa Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi siswa yang menyelesaikan pendidikan memiliki fungsi kritis dalam mengukur standar mutu belajar. Menurutnya, TKA menjadi alat penting untuk melihat sejauh mana materi kurikulum benar-benar dikuasai oleh para peserta didik, terutama di tingkat sekolah menengah pertama (SMP).
“TKA menjadi salah satu indikator utama dalam menilai penguasaan kurikulum oleh siswa,” kata Al Haris.
Menurut gubernur, hasil ujian ini tidak hanya membantu mengevaluasi kemampuan akademik siswa, tetapi juga memetakan efektivitas proses belajar mengajar di setiap lembaga pendidikan. Ia menegaskan bahwa TKA bukan hanya ujian rutin, melainkan instrumen strategis untuk mengukur kualitas pelaksanaan kurikulum di satuan pendidikan.
Dalam pelaksanaannya, Al Haris menyebutkan bahwa kegiatan berjalan lancar dan teratur. Meski demikian, ia mengakui adanya potensi hambatan di beberapa daerah, seperti masalah jaringan internet dan listrik. “Ini akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan TKA di masa depan,” tambahnya.
TKA Sebagai Evaluasi Kesiapan Infrastruktur dan Sumber Daya
Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Muhammad Umar menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA untuk tingkat SMP tahun 2026 melibatkan 1.333 lembaga pendidikan dengan total peserta mencapai 62.212 siswa, yang tersebar di 11 kabupaten dan kota.
“Hasil TKA tidak hanya digunakan untuk menilai pencapaian siswa, tetapi juga menjadi dasar evaluasi kesiapan fasilitas, distribusi sumber daya, dan kualitas guru di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Umar menambahkan bahwa TKA merupakan kesempatan strategis untuk mengevaluasi mutu pendidikan secara menyeluruh. Data yang diperoleh akan menjadi acuan dalam merancang kebijakan peningkatan kualitas pendidikan di Jambi.