Latest Program: Kementerian PKP kembangkan hunian berbasis TOD di lahan KAI Bandung
Kementerian PKP Berencana Bangun Hunian Berbasis TOD di Lahan KAI Bandung
Di Kota Bandung, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tengah mewujudkan proyek hunian dengan konsep transit oriented development (TOD). Proyek ini menggunakan lahan kosong yang dimiliki oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) di area Laswi dan Kiaracondong. Menteri PKP Maruarar Sirait menjelaskan bahwa kedua lokasi tersebut telah dievaluasi langsung dan dianggap strategis untuk pembangunan kawasan permukiman terintegrasi secara vertikal.
Menurutnya, TOD dirancang agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa memiliki tempat tinggal dengan biaya terjangkau. Proyek ini juga bertujuan menjadi contoh pengembangan serupa di wilayah lain. Luas lahan yang tersedia di kedua area mencapai sekitar 1,5 hektare, menurut Maruarar, dengan potensi besar untuk diubah menjadi hunian yang berkelanjutan.
“Kemarin kita sudah survei di Tanah Abang ada tiga lokasi, satu lagi di Kota Tua. Hari ini masuk ke Bandung, di Kiaracondong dan Laswi,” ujarnya di Bandung, Senin.
Pihaknya telah berdiskusi dengan Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk merancang konsep dan memetakan rencana pembangunan. “Kita akan bertemu pada 25 hari ini untuk melihat dasar konsep TOD yang akan digarap,” tambahnya.
Terkait dana, Maruarar menyatakan pemerintah akan memanfaatkan CSR dari perusahaan swasta atau yayasan. Ia menegaskan bahwa program ini selaras dengan kebijakan perumahan rakyat yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengungkapkan bahwa pihaknya masih mengumpulkan data aset yang akan dimanfaatkan. Menurutnya, kawasan TOD nantinya akan dibangun sebagai area yang terpadu, meliputi tempat tinggal, fasilitas umum, serta ruang usaha. “Unitnya lagi kita hitung, kita optimalkan konsep TOD seperti yang disampaikan Pak Menteri,” katanya.