New Policy: Seskab: Pemerintah ajak masyarakat dukung transformasi budaya kerja
Seskab: Pemerintah Minta Masyarakat Bantu Dukung Transformasi Budaya Kerja
Dari Jakarta, pemerintah mengundang seluruh masyarakat serta dunia usaha untuk bersama-sama menerapkan Delapan Butir Transformasi Budaya Kerja Nasional. Kebijakan ini mencakup penggunaan kerja dari rumah (WFH) dan penghematan energi di berbagai sektor. “Pemerintah mengajak seluruh masyarakat dan dunia usaha untuk terus berpartisipasi dalam mengakselerasi transformasi budaya kerja,” tutur Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam konferensi pers daring yang diadakan di Jakarta pada Selasa malam.
“Pengumuman ini bersifat fleksibel. Jika terjadi perubahan, pemerintah akan segera menyampaikan penyesuaian,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Delapan Butir Transformasi Budaya Kerja Nasional akan mulai berlaku pada 1 April 2026. Kebijakan ini menekankan penggunaan WFH untuk pegawai negeri sipil (ASN) dan sektor swasta, sekaligus memperkuat efisiensi penggunaan transportasi dan energi.
Khusus bagi ASN, WFH akan diterapkan setiap Jumat dalam seminggu. Selain itu, pembatasan kendaraan dinas dan promosi penggunaan transportasi umum juga menjadi bagian dari kebijakan tersebut. Efisiensi perjalanan dinas dan kunjungan luar negeri juga turut diintegrasikan ke dalam langkah-langkah transformasi.
Untuk daerah otonom, pemerintah memberikan petunjuk tambahan terkait peningkatan hari dan durasi car free day. Sementara itu, sektor swasta akan mengikuti aturan dari Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan, yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing industri.
Beberapa sektor dikecualikan dari penerapan WFH, seperti kesehatan, keamanan, kebersihan, serta industri strategis seperti energi, transportasi, logistik, dan keuangan. Untuk pendidikan, kegiatan belajar mengajar di tingkat dasar hingga menengah tetap dilaksanakan secara tatap muka. Mahasiswa di semester empat ke atas akan beradaptasi dengan peraturan dari Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi.
Pemerintah juga mendorong masyarakat untuk berperan dalam mengurangi konsumsi energi, memilih transportasi umum, dan tetap menjalankan aktivitas ekonomi secara produktif. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi masih dalam evaluasi. Ia memastikan harga BBM subsidi tidak akan berubah dalam waktu dekat.