Key Strategy: Mendiktisaintek minta perguruan tinggi cermati mata kuliah untuk PJJ

Mendiktisaintek Ajak Perguruan Tinggi Evaluasi Mata Kuliah untuk PJJ

Jakarta – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mengajak institusi perguruan tinggi untuk meninjau ulang materi kuliah yang bisa diadakan melalui metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau kombinasi daring-luring. “Namun, kita tidak ingin mata kuliah dasar atau tingkat awal diterapkan dalam sistem PJJ, agar atmosfer akademik tetap terjaga,” jelas Brian saat diwawancara di Istana Kepresidenan, Senin.

Surat Edaran Mendorong Optimasi Platform Digital

Menurutnya, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya membangun pola kerja lebih efisien dan mengurangi penggunaan energi nasional. “Mata kuliah yang dipilih untuk PJJ harus bisa mempertahankan kualitas pendidikan,” tambah Brian. Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026 yang dikeluarkan Kemendiktisaintek pada 2 April 2026 juga mengarahkan perguruan tinggi untuk menyesuaikan jadwal kuliah serta memaksimalkan layanan platform digital.

Kebijakan tersebut berlaku khusus bagi mahasiswa semester lima dan program pascasarjana. Namun, untuk mata kuliah yang membutuhkan interaksi langsung seperti praktikum, studio, atau klinik, penyesuaian diberikan sebagai pengecualian.

Mendiktisaintek menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan setiap institusi. “Program studi harus menentukan mana mata kuliah yang sesuai untuk dilakukan secara online,” ujarnya. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa metode pembelajaran daring tidak boleh merusak kualitas akademik mahasiswa.

Selain itu, pemerintah telah menerapkan kebijakan kerja dari rumah (work from home) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat, mulai 1 April 2026. Dalam bidang pendidikan, kegiatan belajar-mengajar di jenjang dasar dan menengah tetap dilakukan secara tatap muka. Untuk perguruan tinggi, kebijakan ini ditujukan khusus bagi mahasiswa semester empat ke atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *