Kalahkan Estrada – Nasukawa jadi penantang wajib gelar juara dunia WBC

Kalahkan Estrada, Nasukawa Jadi Penantang Wajib Gelar Juara Dunia WBC

Jakarta – Juara bertahan kelas bantam World Boxing Council (WBC) kini berada di bawah ancaman setelah Tenshin Nasukawa mengalahkan Juan Francisco Estrada dari Meksiko dalam pertandingan yang berlangsung di Yyogoku Kokugikan, Jepang. Pertarungan ini berakhir dengan kemenangan knockout teknis pada ronde kesembilan, setelah Nasukawa menghujani lawannya dengan serangan terus-menerus.

“Nasukawa mengunci kemenangan melalui KO teknis pada ronde kesembilan setelah menghujani Estrada dengan pukulan bertubi-tubi,” tulis WBC dalam laman resminya, yang dipantau di Jakarta, Senin.

Dari awal laga, Nasukawa tampil penuh semangat dengan kombinasi kecepatan dan akurasi tendangan yang memukau. Kemampuannya mengatur jarak serta kecepatan gerakan memungkinkan ia menghindari serangan Estrada sambil terus menekan pertahanan lawan. Dominasi ini membuat Estrada kesulitan membangun ritme pertandingan, terutama dalam menjaga pertahanan.

Pada ronde keempat, Estrada mencoba membalikkan skenario dengan teknik bertahan yang kuat dan beberapa serangan balik. Meski begitu, konsistensi tangan dan kaki Nasukawa menghalangi upaya tersebut. Di ronde keenam, pukulan-pukulan lebih keras mulai menunjukkan dampak nyata, menguras stamina Estrada secara bertahap.

Pertarungan terus berlanjut hingga ronde kesembilan, di mana Nasukawa semakin agresif mencari celah. Tekanan yang terus menerus membuat Estrada semakin terpojok, responsnya melambat, dan pertahanan terbuka. Akhirnya, laga dihentikan setelah Estrada menerima serangkaian pukulan tanpa bisa membalas. Keputusan ini diambil untuk melindungi keselamatan petinju Meksiko, dengan kubunya memilih tidak melanjutkan ke ronde ke-10.

Dengan kemenangan ini, Nasukawa yang bernaung di bawah Teiken Promotions semakin memperkuat posisinya sebagai bintang muda di divisi bantam. Status sebagai penantang wajib gelar dunia WBC menjadi langkah penting dalam karier profesionalnya yang belum terlalu lama. Transisi dari kickboxing ke tinju juga dinilai sukses, dengan rekor tak terkalahkan yang tetap terjaga, mencapai delapan kemenangan, termasuk tiga KO.

Di sisi lain, kekalahan Estrada menjadi kejutan bagi petinju berpengalaman yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu bintang teratas. Ia kehilangan peluang untuk memperbarui rekor 44 kemenangan (28 KO) dan lima kekalahan, sekaligus gagal merebut gelar juara dunia kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *