Latest Program: Jannah nikmati tantangan berjuang rebut tiket Asian Games 2026
Jannah Nikmati Tantangan Berjuang Rebut Tiket Asian Games 2026
Jakarta – Nur Diatul Jannah, atlet panjat tebing lead Indonesia, menyatakan antusiasme dalam menghadapi tantangan untuk mengamankan tiket ke Asian Games 2026 yang akan diadakan di Aichi-Nagoya, Jepang, September mendatang. Ia menekankan pentingnya fokus pada pengembangan kemampuan diri sendiri selama Kejuaraan Asia Panjat Tebing Meisan 2026, yang berlangsung di China, 7–12 April. Jannah tidak terlalu khawatir dengan kekuatan lawan, karena percaya langkah optimal bisa menghasilkan performa terbaik.
“Target pribadi saya adalah memanjat sesuai dengan grade atau kapasitas. Jika bisa mengekspresikan potensi maksimal, hasil akhir pasti baik,” ujar Jannah saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Senin sore.
Dengan pengalaman tampil di Asian Games 2022 di Hangzhou, China, Jannah merasa lebih siap menghadapi persaingan sengit di level Asia. Meski pada ajang tersebut dia masuk sebagai peserta undangan dari PP FPTI, tanpa melewati proses kualifikasi, ia menganggap pengalaman itu sebagai bekal berharga.
Kini, Jannah memilih pendekatan berbeda dengan menekankan ketenangan dan fokus selama bertanding. “Dari Hangzhou, saya tahu persaingan akan ketat. Jadi, tampil dengan mental rileks,” kata perempuan berusia 22 tahun tersebut.
Komposisi Tim Panjat Tebing Indonesia
Tim lead Indonesia akan memulai pertandingan di Meisan, China, pada Selasa (7/4). Dalam Kejuaraan Asia ini, dua atlet putri akan berlaga untuk merebut tiket Asian Games 2026. Mereka adalah Nur Diatul Jannah dan Alma Ariella Tsany. Sejumlah atlet lainnya, seperti Putra Tri Ramadani (lead putra), Sukma Lintang Cahyani (lead putri), dan Ravianto Ramadhan (boulder putra), telah memastikan keikutsertaan mereka di ajang tersebut.
Persiapan Tim dan Target Kualifikasi
PP FPTI mengirimkan 16 atlet untuk mengikuti Kejuaraan Asia Panjat Tebing Meisan 2026. Ajang ini menjadi kualifikasi utama untuk Asian Games 2026. Untuk disiplin speed, atlet harus mencapai delapan besar, sedangkan untuk lead dan boulder, targetnya adalah minimal enam besar.
Tim speed Indonesia terdiri dari lima atlet: Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Raharjati Nursamsa, Antasyafi Robby Al Hilmi, dan Aditya Tri Syahria. Di sektor lead, ada lima nama, termasuk Musauwir, Mahesa Caesar, Muhammad Ramzi Firmansyah, Muhammad Rizky Syahrafli, dan Raviandi Ramadhan (yang juga mengikuti boulder). Sementara itu, tim boulder putra akan diwakili Ravianto Ramadhan.
Jannah menambahkan bahwa dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam menjaga motivasi dan percaya diri. Ia terus mengikuti program latihan yang disusun pelatih, tanpa persiapan tambahan secara individu.