Meeting Results: Banyak kompetisi lahirkan banyak pemain hebat
Banyak kompetisi lahirkan banyak pemain hebat
Di Jakarta, Ketua Umum Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyampaikan bahwa peningkatan jumlah kompetisi sepak bola berpotensi menghasilkan pemain lokal berkualitas tinggi. “Dengan semakin meningkatnya jumlah pertandingan resmi dalam setahun, baik dari kompetisi liga maupun turnamen piala, maka kualitas pemain, pelatih, dan klub akan terus meningkat,” kata Erick dalam sambutan pada acara penutupan Piala Presiden 2025, Minggu.
Erick mengambil contoh Tim Nasional Brasil, yang sukses menghasilkan pemain top berkat partisipasi dalam berbagai pertandingan, termasuk liga dan piala. Menurutnya, turnamen pramusim seperti Piala Presiden memiliki peran penting dalam memberi kesempatan lebih luas bagi klub untuk berlaga. “Turnamen ini akan memasuki edisi kedelapan jika dilanjutkan pada tahun ini,” tambahnya.
“Dan tentu Piala Presiden, ini sebuah hal yang sangat positif untuk persepak bolan Indonesia. Karena kalau kita benchmarking dengan banyak negara, para pemain itu bisa maksimal kalau dalam setahun itu mengikuti 70 pertandingan resmi seperti di Brasil,” ucap Erick.
Di edisi terakhir tahun lalu, Port FC meraih gelar juara Piala Presiden setelah mengalahkan Persija Jakarta di babak final dengan skor agregat 2-1. Klub ini memiliki Asnawi Mangkualam sebagai salah satu pemain timnas Indonesia.
Erick menyatakan sedang merencanakan pengembangan kompetisi sepak bola yang lebih banyak. Tidak hanya untuk klub profesional, kompetisi tersebut juga akan melibatkan tim amatir, tim nasional, hingga level grassroots. “Insyaallah minggu depan kita ada rapat expo dan liga juga, bagaimana kita coba mendorong lagi lebih banyak game, ya pertandingan-pertandingan tidak hanya di level klub, di level tim nasional, tetapi juga di level untuk yang lebih muda di grassroot atau klub-klub amatir,” kata Erick.
Menurut Erick, pentingnya turnamen pramusim seperti Piala Presiden terletak pada kesempatan yang diberikan bagi klub untuk berlaga lebih sering. “Nah ini yang sedang kita godok supaya makin banyak pertandingan makin baik persepak bolaan Indonesia,” tambah dia.
Indonesia kini hanya memiliki satu kompetisi utama, yaitu Liga Super. Di level ini, sebagian besar tim hanya bermain sebanyak 34 pertandingan per musim, kecuali klub yang turut serta di kompetisi Asia.
Sebelumnya, Indonesia pernah memiliki Piala Indonesia, turnamen yang melibatkan klub dari berbagai kasta, termasuk kasta dua, tiga, dan empat. Piala Indonesia terakhir diadakan pada musim 2018/2019, dimenangkan oleh PSM Makassar setelah mengalahkan Persija Jakarta di babak final dengan skor agregat 2-1.