Solving Problems: Tyson Fury tantang Anthony Joshua usai tampil dominan atas Makhmudov
Tyson Fury tantang Anthony Joshua usai tampil dominan atas Makhmudov
Jakarta – Petinju berusia 37 tahun Tyson Fury menantang Anthony Joshua, mantan juara dunia kelas berat, setelah menang telak atas Arslanbek Makhmudov dalam pertandingan di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris, Minggu WIB. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Fury masih menjadi ancaman besar di divisi kelas berat, meski sempat vakum dari ring selama 15 bulan. Performa dominan Fury dalam 12 ronde membuatnya kembali mendapat perhatian publik tinju.
Dalam pertarungan tersebut, Fury menunjukkan kemampuan teknis dan strategi yang matang. Ia menguasai ring dengan kombinasi pukulan akurat, pergerakan lincah, serta kemampuan membaca permainan lawan. Meski Makhmudov sempat mengeluarkan pukulan overhand kanan di beberapa kesempatan, itu hanya menjadi senjata terbatas yang tak cukup menggoyahkan dominasi Fury. Skor akhir pertandingan adalah 120-108, 120-108, dan 119-109, dengan Makhmudov menelan kekalahan ketiga dalam 24 pertarungan.
“Saya menantangmu, Anthony Joshua, untuk bertanding berikutnya. Apakah kau menerima tantangan ini?” kata Fury setelah pertandingan usai, sambil menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi.
Sebelum hasil pertandingan diumumkan, Fury mengajak Joshua –yang menyaksikan dari pinggir ring– untuk naik ke atas ring. Meski Joshua menolak secara halus, momen itu memicu antusiasme penonton. Rivalitas antara keduanya telah lama dinantikan, dan pertemuan kembali ini memperkuat harapan untuk pertarungan besar di masa depan.
“Aku pernah memukul kamu saat kita masih kecil dan aku akan memukul kamu lagi. Kau tidak akan bisa mengatur aku, aku sudah mengejar kamu selama 10 tahun. Saya bosnya, kamu bekerja untuk saya. Saya pemiliknya. Kamu bekerja untuk saya,” ujar Joshua, menegaskan keteguhan dan ambisi untuk menantang Fury kembali.
Fury langsung merespons dengan percaya diri, menyatakan bahwa ia siap memukul Joshua hingga terjatuh. “Kau (Anthony Joshua) selanjutnya. Kau akan KO. Percayalah,” ucapnya, disambut sorakan penonton yang berharap duel Inggris vs Inggris ini terjadi segera. Kemenangan ini juga menunjukkan bahwa Fury masih dalam kondisi prima, meski sebelumnya mengalami kekalahan beruntun melawan Oleksandr Usyk.
Dengan hasil ini, Fury mencatat rekor 35 kemenangan, dua kekalahan, dan satu imbang. Kemenangan atas Makhmudov memberikan sinyal kuat bahwa ia siap kembali bersaing di puncak divisi kelas berat. Duel antara Fury dan Joshua berpotensi menjadi salah satu pertarungan terbesar dalam sejarah tinju Inggris, jika benar-benar terlaksana.