Special Plan: Tidak hanya RI, hoaks isu kenaikan harga BBM juga terjadi di Malaysia

Tidak hanya RI, Hoaks Isu Kenaikan Harga BBM juga Terjadi di Malaysia

Kuala Lumpur – Situasi berita palsu mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sempat ramai di Indonesia kini juga menjadi sorotan di Malaysia. Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menanggapi isu ini dalam wawancara video yang ditayangkan di kota tersebut, Rabu malam. Menurutnya, berita-berita yang tidak benar mengenai harga minyak dan barang sejumlah besar muncul dengan tujuan menghasut dan merusak kepercayaan publik.

“Ada banyak berita palsu terkait kenaikan harga bahan bakar dan barang, yang tidak akurat,” ungkap Anwar Ibrahim. Ia menambahkan, pihak-pihak yang menyebarkan informasi tidak benar melakukan tindakan untuk menciptakan kesan buruk terhadap pemerintah, sekaligus merusak persatuan rakyat.

Menyikapi hal ini, pemerintah Malaysia meminta bantuan Polis Diraja Malaysia (PDRM) dan Komisi Komunikasi dan Multimedia (MCMC) untuk mengendalikan dan mengungkap berita bohong. Hingga kini, lembaga tersebut telah menemukan 96 konten berita palsu terkait harga minyak serta listrik di platform media sosial. Anwar menekankan bahwa para pelaku penyebaran informasi salah harus ditindak karena mengambil kesempatan saat masyarakat sedang menghadapi kesulitan.

Pada kesempatan sebelumnya, sebuah infografis yang mengatasnamakan media utama di Malaysia sempat viral, menyebarkan isu penyesuaian harga BBM. Hoaks serupa juga pernah terjadi di Indonesia beberapa waktu lalu. Namun, pemerintah Indonesia dengan cepat memberikan penjelasan yang jelas, mencegah penyebaran informasi tidak akurat.

Sampai saat ini, pemerintah Indonesia belum memiliki rencana untuk menaikkan harga bahan bakar minyak. Anwar Ibrahim mengajak masyarakat untuk selektif dalam menerima informasi di media sosial agar tidak tertipu oleh berita yang tidak jelas asal-usulnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *