Laurent Mekies kantongi komponen kelemahan Red Bull
Laurent Mekies kantongi komponen kelemahan Red Bull
Jakarta – Kepala Tim Red Bull, Laurent Mekies, menyatakan telah memperoleh wawasan lebih dalam mengenai keterbatasan mobil mereka saat ini. Analisis ini dilakukan setelah dua pembalap, Max Verstappen dan Isack Hadjar, gagal bersaing dalam Grand Prix Jepang di Sirkuit Suzuka, Minggu lalu. Verstappen hanya mampu menyelesaikan balapan di urutan kedelapan, sementara Hadjar terlempar dari sepuluh besar dan berada di posisi ke-12.
“Kami belajar lebih banyak tentang keterbatasan mobil kami saat ini,” ungkap Mekies, dikutip dari Formula 1, Rabu.
Mekies menekankan pentingnya menggali data melalui balapan untuk pengembangan komponen. Ia menyatakan bahwa ke depan, tim akan lebih fokus pada kolaborasi dengan Verstappen dan Hadjar untuk meningkatkan performa. “Terlibat dalam balapan saat ini dan memastikan Max serta Isack menyelesaikan jarak balapan menjadi kunci untuk mengumpulkan data yang lebih bermakna,” tutur Mekies.
Red Bull kini mengalami penurunan daya saing setelah tidak mampu menghasilkan kemajuan signifikan dibanding Mercedes, Ferrari, dan McLaren. Performa dua balapan terakhir menunjukkan bahwa mereka lebih banyak berada di zona papan tengah. Mekies optimis memanfaatkan jeda satu bulan sebelum Grand Prix Miami untuk melakukan perbaikan.
“Yang utama saat ini adalah bekerja pada jarak kinerja untuk pesaing di depan kami,” tambah Mekies.
Tim berencana bersiap secara maksimal untuk Grand Prix Miami yang akan digelar pada 1 hingga 4 Mei. Mekies yakin langkah ini akan membantu mereka memperbaiki kekurangan dan meningkatkan persaingan di seri berikutnya.