New Policy: Lagi Jadi Mediator AS-Iran, Pakistan Malah Kirim Jet Tempur ke Saudi

Lagi Jadi Mediator AS-Iran, Pakistan Malah Kirim Jet Tempur ke Saudi

Saat ini, Pakistan sedang memainkan peran sebagai negosiator antara Iran dan Amerika Serikat, tetapi negara itu juga mengirimkan jet tempur ke Arab Saudi pada Sabtu (11/4) lalu. Pengiriman pesawat dilakukan dalam kerangka kerja sama pertahanan yang telah ditandatangani antara Pakistan dan Arab Saudi sejak September 2025. Perjanjian ini diteken selama kunjungan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif ke Riyadh, di mana ia bertemu dengan Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.

Menurut informasi dari Al Jazeera, Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengumumkan bahwa jet tempur serta pesawat pendukung telah mendarat di Pangkalan Udara King Abdulaziz. Saat tiba di Riyadh, Pakistan tengah menjadi tempat perundingan damai antara AS dan Iran di Islamabad. Imtiaz Gul, seorang ahli keamanan, menjelaskan bahwa pengiriman jet bukanlah tanda eskalasi militer, melainkan upaya mengungkapkan komitmen Pakistan terhadap Iran.

“Tiga jet tidak akan mengubah skenario militer secara signifikan. Ini adalah pesan untuk Teheran agar bersikap lebih fleksibel dalam negosiasi, sekaligus menunjukkan bahwa Pakistan memiliki kewajiban berdasarkan perjanjian strategis dengan Riyadh,” kata Gul.

Di sisi lain, Michael Kugelman, peneliti senior Asia Selatan di Atlantic Council, menganggap tindakan Pakistan “sedikit berisiko”. Menurutnya, pengiriman jet merupakan sinyal bahwa Pakistan mungkin akan lebih dekat dengan Arab Saudi jika Iran tidak mengeluarkan konsesi yang diperlukan.

Kerja sama pertahanan antara Pakistan dan Saudi dirasa makin relevan setelah Iran melakukan serangan rudal dan drone ke target AS di wilayah Teluk. Dalam situasi ini, Pakistan dituduh mempertahankan keseimbangan antara kewajibannya terhadap Iran dan Arab Saudi. Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar menyebutkan bahwa ia secara pribadi memberi tahu pemimpin Iran bulan Maret lalu mengenai komitmen Islamabad terhadap Riyadh.

Dar juga menegaskan bahwa Iran meminta jaminan wilayah Saudi tidak akan digunakan untuk menyerang Teheran. Namun, meski ada janji tersebut, serangan Iran terhadap Saudi tetap berlanjut, termasuk ke pangkalan militer dan gedung kedutaan AS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *