Key Discussion: Bos Vingroup Orang Terkaya di Asia Tenggara, Geser Prajogo Pangestu
Bos Vingroup Menggeser Prajogo Pangestu sebagai Orang Terkaya di Asia Tenggara
Pham Nhat Vuong, kepala perusahaan konglomerat Vietnam Vingroup, kini menjadi orang terkaya di kawasan Asia Tenggara, menggeser posisi Prajogo Pangestu, pemilik Barito Pacific Group dari Indonesia. Menurut data terbaru dari Forbes, kekayaan bersih Vuong mencapai US$24,5 miliar atau sekitar Rp414,05 triliun, menjadikannya pemimpin daftar orang terkaya di ASEAN.
Perubahan Kekayaan dalam Tiga Bulan Terakhir
Vuong berada di peringkat ke-100 daftar kekayaan dunia, sementara Pangestu terpaut di posisi ke-138. Namun, kekayaan Pangestu mengalami penurunan tajam, dari lebih dari US$44 miliar (Rp743,6 triliun) menjadi US$18,6 miliar (Rp314,34 triliun) dalam tiga bulan terakhir. Penurunan ini didorong oleh penurunan 60 persen saham yang dimilikinya.
Dikutip VN Express, Vuong dan keluarga saat ini mengendalikan Vingroup dengan kepemilikan sekitar 65 persen. Sementara secara pribadi, ia memiliki 10,05 persen dari modal dasar perusahaan.
Pengurangan nilai kekayaan Pangestu terjadi setelah otoritas Indonesia mengkritik transparansi pasar saham domestik dan valuasi perusahaan besar. Seiring itu, kekayaan Vuong juga mengalami penurunan hampir US$4 miliar (Rp67,6 triliun) sejak awal tahun, terutama karena melemahnya saham Vingroup setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa tahun lalu.
Keluarga Vuong dan Posisi di Forbes
Keluarga Pham terdiri dari dua miliarder lainnya, yakni istrinya Pham Thu Huong dan saudara perempuannya Pham Thuy Hang. Keduanya resmi masuk daftar kekayaan dunia versi Forbes pada Maret. Huong, yang memiliki kekayaan US$1,5 miliar, menjabat sebagai wakil ketua Vingroup serta ketua GSM, perusahaan operator layanan taksi dan ride-hailing Xanh SM.
Hang, dengan kekayaan yang sama, juga menjabat sebagai wakil ketua Vingroup. Ia lulusan jurusan Bahasa Rusia dari Hanoi University (sebelumnya Hanoi University of Foreign Studies).
Vingroup Targetkan Pertumbuhan Pendapatan dan Laba
Tahun ini, Vingroup menargetkan pendapatan sebesar US$17,1 miliar, meningkat 36 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan memproyeksikan laba bersih setelah pajak mencapai VND25 triliun (US$950 juta), atau 2,2 kali lebih tinggi dari 2025, mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.