Latest Program: Harga Ayam Hidup Anjlok ke Rp18 Ribu per Kg
Harga Ayam Hidup Anjlok ke Rp18 Ribu per Kg
Permindo Catat Harga Pokok Produksi Ayam Hidup Sekitar Rp22 Ribu per Kg
Peternak di Indonesia mengeluhkan penurunan harga ayam hidup yang signifikan, mencapai Rp18 ribu per kilogram. Angka ini jauh di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan pemerintah, yaitu Rp25 ribu per kg. Persatuan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) mencatat bahwa harga pokok produksi (HPP) ayam hidup saat ini berada di Rp22 ribu per kg.
Menurut Asep Saepudin, anggota Permindo, peningkatan HPP terjadi karena kenaikan biaya pakan ayam ternak. Harga pakan normalnya mencapai Rp8.500 per kg, namun kini naik sekitar Rp200. “Sebelumnya harga pakan berkisar Rp8.200-Rp8.500 per kg, sedangkan kini telah meningkat Rp200,” ujarnya.
“Harga ayam sudah turun ke Rp18.500 per kg, dan terus merosot setiap hari hingga Rp500 hingga Rp1.000 per kg. Peternak mengalami kerugian sebesar Rp4.000 per kg,” katanya kepada detikcom, Sabtu lalu (4/4).
Dalam Ramadan bulan lalu, permintaan terhadap ayam hidup cukup baik, sehingga harga di tingkat peternak relatif stabil. Namun, setelah Lebaran, stok ayam tidak terjual habis, terutama karena libur sekolah yang menghentikan penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG). “Kondisi pasar pasca-Idulfitri belum normal, dan program MBG belum berjalan, menyebabkan penumpukan stok,” tambahnya.
Asep menyebutkan bahwa penurunan harga lebih dulu terjadi di Jawa Tengah dan Jawa Timur, kemudian berdampak ke Jawa Barat serta Banten. Ia mengharapkan pemerintah dapat mengambil langkah untuk menstabilkan harga, agar peternak bisa menjual produknya dengan laba yang sehat.