Hujan Lebat Masih Bakal Guyur RI di Masa Pancaroba – Ini Dalangnya
Hujan Lebat Masih Akan Terjadi di Indonesia Selama Masa Pancaroba
Dalam laporan terbaru, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa cuaca lebat masih akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama periode peralihan musim. Analisis angin zonal menunjukkan dominasi arah angin timur di sebagian besar area, menandakan adanya pergeseran menuju musim kemarau.
“Meski terjadi peralihan, beberapa dinamika atmosfer lain masih menjadi faktor utama dalam mempertahankan potensi hujan,” tambah BMKG.
Sistem-sistem meteorologis seperti Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuatorial, dan Gelombang Kelvin diprediksi aktif, memengaruhi pola cuaca. BMKG juga memantau kemungkinan munculnya sirkulasi siklonik di Laut Banda dan Samudra Hindia barat daya Banten.
Fenomena yang Memengaruhi Cuaca
MJO akan melintasi Sumatra bagian selatan, perairan selatan Banten, serta perairan utara Papua, yang bisa meningkatkan pembentukan awan hujan. Sementara Gelombang Rossby Ekuatorial bergerak ke arah barat, terutama di Jawa, Bali, NTB, Sulawesi, Maluku Utara, dan sebagian Papua.
Di sisi lain, Gelombang Kelvin bergerak ke timur, menjangkau sebagian besar Sumatra, Kalimantan, dan Papua. Kombinasi sistem ini berpotensi menciptakan daerah konvergensi yang mendukung cuaca lebat.
Wilayah Rentan Hujan Lebat
Dari 10 hingga 12 April, daerah seperti Sumatra Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Maluku dijagokan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Sementara itu, Sumatra Barat dan Papua Barat berpotensi mengalami angin kencang.
Pada 13-16 April, Jawa Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, serta Papua Pegunungan diperkirakan mengalami hujan lebat. Wilayah Papua Barat Daya juga terlihat aktif dalam siklus angin kencang.
Beberapa area seperti Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, NTB, NTT, Maluku, dan Papua Barat sudah memasuki musim kemarau. Jakarta, di sisi lain, diprediksi memasuki masa peralihan pada Mei dasarian pertama.