Key Strategy: Pertamina Hadirkan Pasar Murah untuk Bantu Warga Prasejahtera

Pertamina Luncurkan Pasar Murah untuk Dukung Kesejahteraan Warga

Perusahaan Pertamina (Persero) meluncurkan inisiatif Pasar Murah yang bertujuan membantu masyarakat prasejahtera di berbagai daerah di Indonesia. Langkah ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengungkapkan bahwa program ini pertama kali diadakan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada 11 April 2026, kemudian akan diperluas secara bertahap ke wilayah operasional Pertamina lainnya.

Baron menambahkan, program ini ditujukan bagi warga yang berada di desil 1-4 berdasarkan data sosial-ekonomi nasional (DTSEN). Pasar murah bertujuan mengurangi tekanan biaya hidup masyarakat sekaligus menjadi solusi konkret bagi keluarga kurang mampu di tengah perubahan harga bahan pokok. “Dalam kondisi global yang dinamis, Pertamina berharap program ini mampu mendukung masyarakat prasejahtera memenuhi kebutuhan pokok mereka,” kata Baron, dikutip Minggu.

“Pelaksanaan pertama di Tuban menjangkau warga empat desa, yakni Remen, Tasikharjo, Purworejo, dan Mentoso, yang telah ditetapkan berdasarkan kriteria prasejahtera oleh Pemerintah Daerah setempat,” ujar Baron.

Sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina memastikan distribusi paket bantuan berlangsung berkelanjutan. Setiap keluarga yang berhak menerima manfaat akan mendapatkan sembako lengkap, terdiri dari beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, gula 2 kg, susu kental manis 1 kaleng, kecap manis 1 botol, serta sarden 1 kaleng. Harga normal paket tersebut sekitar Rp211.000, namun bisa ditebus hanya dengan Rp30.000.

“Hasil penjualan paket sembako akan dialokasikan kembali untuk memperkuat pembangunan infrastruktur desa, fasilitas ibadah, dan panti asuhan di sekitar wilayah program,” jelas Baron.

Pertamina menggandeng Subholding Downstream melalui PT Pertamina Patra Niaga, dengan bantuan pemerintah daerah serta organisasi sosial, keagamaan, dan yayasan. Proses pemilihan penerima bantuan dilakukan oleh pihak setempat agar program tepat sasaran dan mencapai kelompok yang benar-benar membutuhkan. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menciptakan energi yang memberi manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Sebagai pemimpin di bidang transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong program yang berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Semua langkah ini sejalan dengan transformasi perusahaan yang fokus pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha, dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip ESG di seluruh lini bisnis dan operasional. Program ini juga berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *