Pertamina Andalkan Kapal Jaga Pasokan LPG ke Wilayah Terpencil
Pertamina Manfaatkan Kapal untuk Pasokan LPG ke Wilayah Terpencil
Dalam upayanya memenuhi kebutuhan energi, PT Pertamina Patra Niaga memprioritaskan penggunaan kapal laut sebagai sarana utama pengangkutan LPG ke daerah dengan akses yang sulit. Salah satu kapal yang diterapkan adalah MT Gas Attaka, yang mampu membawa muatan sekitar 1.700 MT per perjalanan. Kapal ini berperan penting dalam memastikan pasokan LPG sampai ke lokasi tujuan, termasuk wilayah seperti Kalimantan dan Sulawesi.
Kebutuhan Meningkat, Strategi Distribusi Dinamis
Direktur Armada Logistik Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menjelaskan bahwa pengaturan distribusi LPG dilakukan secara fleksibel untuk menyesuaikan kebutuhan setiap wilayah. “Pergerakan kapal LPG terus kami sesuaikan dengan permintaan di berbagai daerah. Armada seperti MT Gas Attaka menjadi bagian integral dalam menghubungkan pusat pasokan ke terminal distribusi, terutama di daerah yang sulit dijangkau,” ujar Arif dalam pernyataan, Jumat (10/4).
“Distribusi energi adalah sistem yang saling terkait, sehingga keseimbangan antara pasokan dan penggunaan harus dipertahankan agar proses penyuplaiannya berjalan lancar,” tambah Arif.
Pertamina Patra Niaga juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan LPG secara optimal sesuai kebutuhan, agar distribusi dapat merata dan mencakup seluruh lapisan penduduk. Dukungan operasional kapal LPG dijalankan dengan standar HSSE (Kesehatan, Keselamatan, Keamanan & Lingkungan) yang ketat, untuk menjaga keandalan dan keselamatan selama pelayaran.
Saat ini, perusahaan mengoperasikan 9 kapal milik sendiri serta lebih dari 30 kapal charter yang berfungsi menjangkau berbagai wilayah. Armada tersebut terus bergerak di berbagai rute, membantu distribusi LPG ke daerah dengan kondisi geografis yang beragam di Indonesia.