Announced: Bocah 9 Tahun Disekap Ayahnya Selama 1,5 Tahun di Mobil Boks

Bocah 9 Tahun Disekap Ayahnya Selama 1,5 Tahun di Mobil Boks

Satu bocah laki-laki berusia 9 tahun berhasil ditemukan setelah selama hampir satu tahun setengah diasingkan di dalam mobil boks milik ayahnya di wilayah timur Prancis. Saat penyelamatan dilakukan, anak tersebut dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, mengalami gangguan gizi kronis dan kehilangan kemampuan berjalan. Setelah dikeluarkan dari mobil, bocah langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan intensif.

Aksi penyelamatan berawal pada Senin (6/4) di desa Hagenbach, dekat perbatasan Swiss dan Jerman. Seorang tetangga memberi laporan mengenai “suara anak-anak” yang berasal dari mobil boks yang terparkir di area tersebut. Menurut ABC News, jaksa Nicolas Heitz mengungkapkan bahwa polisi menemukan kondisi yang mengenaskan setelah memaksa membuka pintu mobil.

“Anak itu ditemukan telanjang, berbaring di dalam mobil dengan posisi meringkuk, tertutup selimut di atas tumpukan sampah dan kotoran,” kata jaksa Heitz.

Korban tidak bisa lagi berdiri karena telah menghabiskan waktu sekitar satu tahun setengah dalam kondisi duduk atau berbaring di ruang sempit. Bocah tersebut mengaku tidak pernah mandi sejak November 2024. Menurut pengakuan, ayahnya menyekap putranya dengan alasan “melindungi” anak tersebut.

Sang ayah menyatakan bahwa pasangannya ingin mengirim korban ke rumah sakit jiwa. Namun, jaksa menyangkal klaim tersebut, karena tidak ada bukti medis yang menunjukkan anak tersebut memiliki gangguan mental sebelum menghilang. Sebelum penyekapan, bocah tersebut tercatat memiliki prestasi akademik yang baik di sekolah. Namun, orang tua dan teman-teman diselimuti informasi bahwa anak itu berada di institusi psikiatri.

Sang ayah kini dihukum penculikan dan pelanggaran berat lainnya, sementara pasangan ayahnya dikenai dakwaan kelalaian membantu anak di bawah umur yang dalam bahaya. Kini, kedua orang tua tersebut berada di bawah pengawasan yudisial. Kakak perempuan korban (12 tahun) dan putri dari pasangan ayahnya (10 tahun) juga ditempatkan di bawah asuhan dinas sosial.

Kejaksaan sedang menelusuri apakah ada pihak lain yang mengetahui keberadaan bocah tersebut sejak awal. Warga desa Hagenbach mengungkapkan rasa kaget yang luar biasa atas kasus ini. Mereka tidak menyangka adanya praktik penyekapan keji terjadi di lingkungan mereka selama lebih dari setahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *