Key Discussion: Rapat DK PBB, RI Kenang 3 TNI yang Tewas di Lebanon

Rapat DK PBB, RI Kenang 3 TNI yang Tewas di Lebanon

Pada Selasa (31/3), Indonesia mengadakan pertemuan darurat di Dewan Keamanan PBB untuk mengenang tiga prajurit TNI yang gugur saat bertugas di Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon. Wakil Tetap RI di New York, Umar Hadi, menyampaikan nama-nama korban dalam sesi tersebut.

Serangan yang Menewaskan TNI

Rapat juga dihadiri oleh perwakilan Israel. “Saya mengajukan permintaan untuk menghormati kenangan para prajurit perdamaian yang gugur, dengan menyebutkan nama-nama mereka di Ruang Sidang yang Terhormat ini,” ujar Hadi. Ia menambahkan, “Zulmi Aditya Iskandar, kapten infanteri berusia 33 tahun; Muhammad Nur Ichwan, Sersan Satu berusia 25 tahun; dan Farizal Rhomadhon, kopral berusia 27 tahun.”

“Ini adalah kerugian besar bagi Indonesia. Ini juga merupakan kerugian besar bagi kita semua, bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa, bagi Dewan ini, dan bagi setiap komunitas yang memandang pasukan penjaga perdamaian sebagai simbol harapan dan perdamaian,” imbuhnya.

Farizal Rhomadhon bertugas di pos Indonesia di Ashid Al-Khuzair. Sementara Zulmi dan Ichwan tewas akibat serangan terhadap konvoi mereka saat memberikan dukungan logistik di Bani Hayyan. Serangan tersebut juga melukai lima anggota militer lain, yaitu Kapten Sultan Wiryan Maulana, Kopral Rico Pramudia, Kopral Arif Kurniawan, Kopral Bayu Prakoso, dan Kadet Denny Rianto.

Tiga prajurit TNI yang gugur terjadi dalam dua hari beruntun akibat serangan Israel ke Lebanon Selatan. Dua korban meninggal di Bani Hayyan pada Senin (30/3) adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan. Satu hari sebelumnya, pada 29 Maret, Farizal Rhomadhon tewas karena ledakan proyektil di sekitar Adchit Al Qusayr.

Dalam sesi rapat, Umar Hadi menyatakan kecaman Indonesia terhadap serangan tersebut. “Indonesia mengutuk keras serangan keji yang menimpa pasukan penjaga perdamaian di UNIFIL pada 29 dan 30 Maret 2026,” katanya. Pemerintah RI mendesak semua pihak memastikan pemulangan jenazah ketiga prajurit yang tewas secara cepat, aman, dan bermartabat. Selain itu, meminta perawatan medis optimal bagi lima anggota yang terluka agar pemulihan mereka berjalan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *