Key Strategy: Kamala Harris Buka Peluang Maju Lagi di Pilpres AS 2028
Kamala Harris Buka Peluang Maju Lagi di Pilpres AS 2028
Konvensi National Action Network Jadi Platform Pembicaraan
Pada konvensi tahunan National Action Network, Kamala Harris, mantan wakil presiden Amerika Serikat, mengungkapkan kemungkinan kembali bertarung dalam pemilihan presiden tahun 2028. Pertanyaan tentang ambisi tersebut muncul saat ia berbicara bersama Al Sharpton, tokoh hak sipil AS, pada Jumat (10/4) waktu setempat. Sharpton langsung bertanya apakah Harris akan mencalonkan diri lagi, dan jawabannya terdengar ambigu. “Dengar, mungkin saja, mungkin saja. Saya sedang memikirkannya,” kata Harris, sebagaimana dilansir Al Jazeera.
Kritik Terhadap Kebijakan Trump Diungkapkan dalam Pidato
Selain menyampaikan kemungkinan kembali maju, Harris juga mengkritik kebijakan Donald Trump selama masa jabatannya. Dalam pidatonya pada Kamis (9/4), ia menilai perang antara AS dan Israel melawan Iran sebagai konflik yang dipilih. “Amerika, di bawah Donald Trump, semakin tidak dapat diandalkan sebagai mitra bagi kawan-kawan kami, dan Amerika juga semakin kehilangan pengaruh,” ujar Harris. Ia menambahkan bahwa kepemimpinan Trump mengurangi kepercayaan sekutu-sekutu AS.
Presiden Pertama dengan Latar Belakang Unik
Kamala Harris menjadi tokoh pertama dari kalangan kulit hitam dan keturunan Asia Selatan yang mendapat nominasi dari partai besar dalam sejarah AS. Ia dipilih sebagai kandidat utama Partai Demokrat setelah Joe Biden mengundurkan diri dari pencalonan pada akhir Juli 2024. Nominasi ini terjadi secara unik, karena Harris menerima dukungan melalui voting roll-call, meski sebelumnya tidak terlibat dalam pemilihan pendahuluan sebagai kandidat presiden.
Hasil Pilpres 2024 dan Peluang di Masa Depan
Dalam pemilu umum 2024, Trump menang dengan 312 suara elektoral, sedangkan Harris meraih 226. Trump memperoleh 49,8 persen suara, dibandingkan 48,3 persen untuk Harris. Meski kalah, ia menegaskan pengalaman sebagai wakil presiden membantunya memahami tanggung jawab seorang presiden. “Saya tahu seperti apa pekerjaan itu, dan saya tahu apa yang dibutuhkan,” lanjut Harris.
Para Calon Potensial Lainnya Hadir dalam Forum
Selain Harris, sejumlah tokoh Partai Demokrat lainnya yang disebut-sebut mungkin maju di Pilpres 2028 juga hadir dalam acara tersebut. Mereka termasuk Gubernur Illinois JB Pritzker, Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro, serta mantan Menteri Perhubungan Pete Buttigieg. Meski belum memberi jawaban pasti, Harris mengatakan masih mempertimbangkan langkah terbaik untuk kepentingan rakyat Amerika.