Meeting Results: Trump Klaim Presiden Iran Mau Nego: Lebih Cerdas Dari Pendahulunya!

Trump Klaim Presiden Iran Mulai Terbuka untuk Perundingan

Perang dengan Iran Masuk Bulan Kedua

Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, menyatakan bahwa Iran telah melunak dan mulai bersedia menghadiri meja perundingan. Pernyataan ini disampaikan dalam unggahan di platform media sosial Truth Social pada Rabu (1/4). Trump mengungkapkan bahwa presiden baru Iran, Masoud Pezeshkian, yang dianggap lebih moderat dan penuh strategi dibandingkan pendahulunya, menjadi pihak yang memulai perundingan dengan AS.

“Presiden rezim Iran yang baru, dengan sifat lebih rendah radikal dan cerdas, telah mengajukan gencatan senjata kepada Amerika Serikat!” ujarnya.

Trump menambahkan, AS akan mengevaluasi situasi saat Selat Hormuz kembali terbuka dan bebas dari hambatan. Jika jalur tersebut belum terbuka dalam waktu tertentu, ia mengancam akan terus menyerang Iran hingga negara itu runtuh. “Hingga saat itu, kami akan membombardir Iran hingga hancur atau kembali ke era batu,” tegasnya.

Strategi dan Pertimbangan Awal

Sebelumnya, Trump menyatakan siap mengakhiri konflik dengan Iran, meski Selat Hormuz tetap tertutup. Seorang sumber dari pemerintahan AS mengungkapkan bahwa Trump memberi kesempatan untuk berhenti perang setelah memastikan jalur pelayaran minyak global terbuka. Namun, durasi yang dibutuhkan untuk membuka Selat Hormuz justru memakan waktu lebih lama dari rencana AS sebelumnya.

Menurut sumber tersebut, Trump dan tim penasihatnya meraih kesepakatan bahwa misi membuka Selat Hormuz membutuhkan waktu hingga empat hingga enam minggu. Jika memasuki minggu keempat, maka perang dengan Iran akan berlangsung lebih dari dua bulan. Serangan brutal AS dan Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari, yang artinya mereka telah melewati empat minggu dan tinggal dua minggu lagi.

Sebagai langkah strategis, Trump menekankan fokus pada penghancuran rudal serta armada laut Iran sebelum menuntut pembukaan Selat Hormuz. Ia juga menyebutkan bahwa serangan terhadap Iran akan berakhir dalam dua hingga tiga minggu ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *