Official Announcement: Laporan Sebut Iran Masih Punya Banyak Senjata untuk Serang AS
Laporan Sebut Iran Masih Punya Banyak Senjata untuk Serang AS
Sebuah laporan terbaru menyebutkan bahwa separuh dari arsenal rudal Iran masih lengkap, sementara ribuan drone tetap aman berada di gudang senjata meski negara tersebut sering menjadi sasaran serangan dari Amerika Serikat (AS) dan Israel. Sumber intelijen AS memberikan data tersebut setelah mengevaluasi situasi terkini di Iran. Angka ini mencakup peluncur rudal yang belum terjangkau, termasuk beberapa yang terkubur di bawah tanah karena serangan, namun tidak rusak.
Kemampuan Militer Iran yang Berkelanjutan
“Iran masih sangat siap untuk menciptakan kekacauan besar di berbagai wilayah,” kata sumber yang memperoleh informasi dari intelijen AS kepada CNN. Selain rudal, sejumlah peluncur senjata laut juga ditemukan dalam kondisi baik, yang memungkinkan Iran melanjutkan ancaman terhadap jalur perdagangan di Selat Hormoz.
“Para sumber anonim ingin meremehkan upaya luar biasa militer AS dalam Operasi Epic Fury,” ungkap Juru Bicara Gedung Putih Anna Kelly.
Sebaliknya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kemampuan Iran untuk mengoperasikan rudal dan drone telah berkurang drastis. Ia menegaskan bahwa fasilitas produksi senjata serta peluncur roket milik Iran telah hancur, dengan hanya sedikit yang tersisa. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth juga menambahkan bahwa serangan rudal balistik terhadap pasukan AS turun 90 persen sejak awal konflik, demikian pula dengan drone kamikaze.
Hingga Rabu (1/4), AS telah menyerang lebih dari 12.300 target di Iran. Serangan ini juga mengakibatkan kematian sejumlah pemimpin senior, termasuk Ayatollah Ali Khamenei dan Ali Larijani. Meski begitu, intelijen menunjukkan bahwa Iran masih mempertahankan kemampuan militer yang signifikan.