Meeting Results: Instruksi Prabowo, Istana Kepresidenan Dibuka untuk Anak Sekolah
Program Baru Prabowo: Istana Kepresidenan Terbuka untuk Siswa Sekolah
Sekarang ini, Istana Kepresidenan terbuka bagi para siswa. Presiden Prabowo Subianto melalui inisiatif “Istana untuk Anak Sekolah” memberikan akses langsung bagi warga negara untuk mengunjungi tempat pemerintahan tersebut. Pernyataan ini diungkapkan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, yang menyebutkan bahwa Prabowo memperluas peluang tersebut.
“Pagi ini, berdasarkan arahan Bapak Presiden, kami memulai program Istana untuk Anak Sekolah dan membuka pintu bagi generasi penerus bangsa,” ujar Teddy melalui laman resmi Sekretariat Kabinet.
Program ini bertujuan untuk memperkenalkan dunia pemerintahan kepada generasi muda sekaligus membangun kesadaran tentang peran mereka dalam membangun negara. Teddy menegaskan bahwa kunjungan ke Istana Kepresidenan bisa dilakukan kapan saja, tanpa harus menunggu acara open house selama hari raya.
Para siswa diberi kesempatan untuk melihat ruang-ruang yang menjadi pusat pelaksanaan kegiatan kenegaraan, seperti pembuatan dan pengambilan kebijakan. Dengan mengamati cara negara beroperasi, diharapkan mereka akan memiliki rasa tanggung jawab dan semangat kepemilikan terhadap masa depan bangsa.
Siswa SMKN 19 Jakarta menjadi peserta pertama program ini. Mereka mengikuti sesi diskusi di Kantor Sekretariat Kabinet dengan tema “Presiden dan Generasi Muda: Mengapa Kebijakan Penting untuk Masa Depan Anda?” Setelah itu, mereka diajak berkeliling Istana.
“Kita melakukan diskusi dan tanya jawab, kemudian mengajak mereka berkeliling untuk mengenal sejarah bangsa dan prinsip pemerintahan. Siswa melihat tempat-tempat dimana keputusan besar bangsa ini diambil, agar mereka memiliki motivasi untuk bercita-cita setinggi mungkin,” jelas Teddy.
Program ini menjadi bagian dari strategi Prabowo dalam mengembangkan SDM Indonesia. Teddy menyebutkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan berbagai inisiatif lain, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), renovasi sekolah, sanitasi, pembelajaran digital, peningkatan insentif guru, serta Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Kunjungan ke Istana Kepresidenan akan diperluas ke seluruh wilayah Indonesia. Teddy mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya terbatas pada Istana Merdeka dan Istana Negara, tetapi juga akan mencakup delapan istana kepresidenan lainnya. “Semua istana akan terbuka untuk siswa, memastikan mereka dapat mengakses pengetahuan tentang negara,” tegasnya.