Key Issue: Istri Pelatih Valencia Beber Kesaksian Kapal Tenggelam di Labuan Bajo
Istri Pelatih Valencia Beber Kesaksian Kapal Tenggelam di Labuan Bajo
Andrea Ortuno, istri Martin Carreras Fernando—pelatih tim sepak bola wanita Valencia CF—memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan kasus tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada 31 Maret 2026. Dalam kesempatan itu, ia mengungkap bahwa fasilitas keselamatan kapal untuk turis menuju Taman Nasional Komodo sudah tidak memadai sejak awal.
Kronologi Kecelakaan
Peristiwa tragis terjadi pada 26 Desember 2025, saat kapal KM Putri Sakinah tenggelam di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo. Martin Carreras Fernando dan tiga anaknya meninggal dalam kejadian tersebut, sementara Andrea serta putrinya sempat selamat. Dalam sesi pemeriksaan virtual yang disiarkan oleh Pengadilan Negeri Labuan Bajo, Selasa (31/3/), Andrea menangis sambil menceritakan perjalanan penuh kengerian yang mengakibatkan kehilangan suaminya dan anak-anaknya.
“Kami sedang beristirahat ketika terdengar hantaman kuat. Saya lalu membantu Amanda untuk keluar,” ujarnya.
Fasilitas Keselamatan yang Tidak Memadai
Andrea menjelaskan bahwa life jacket yang disediakan terlalu kecil dan dalam kondisi tidak baik. “Setelah berada di kapal, kami tidak menggunakan jaket pelampung,” katanya. Ia juga menyebutkan tidak ada pihak yang memberikan informasi atau penjelasan terkait prosedur keselamatan sejak embarkasi hingga kapal berlayar.
“Begitu kami mulai pemberangkatan, tidak ada penjelasan, rekomendasi, atau informasi mengenai keselamatan,” jelasnya.
Peristiwa dalam 15 Menit
Kecelakaan berlangsung sangat cepat, hanya dalam 15 menit. Andrea mengatakan terkejut oleh kecepatan kapal tenggelam dan sikap kru yang dinilainya tidak tanggung jawab.