New Policy: Tiba di Pamekasan Usai Diperiksa KPK, Haji Her Disambut Warga

Tiba di Pamekasan Usai Diperiksa KPK, Haji Her Disambut Warga

Haji Her, pengusaha tembakau asal Madura, menghadiri acara di Monumen Arek Lancor, Pamekasan, pada hari Minggu (12/4) setelah selesai menjalani proses pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang diterimanya dari masyarakat.

“Saya baru tahu waktu hampir sampai ke Pamekasan. Kami ucapkan terima kasih atas penyambutan ini,” ujarnya.

Sambutan tersebut dianggap sebagai bentuk dukungan moral dari warga kepada Haji Her. Ia juga menyatakan rencana untuk berkonsultasi dengan para ulama terkait langkah strategis mendatang, khususnya dalam upaya mendorong kesejahteraan para petani tembakau.

Haji Her dijadwalkan bertemu dengan tokoh ulama seperti Pengasuh Al-Hamidy Banyuanyar RKH Muhammad Rofi’i Baidhowi untuk mengadakan sowan. “Saya akan meminta petuah terkait langkah-langkah selanjutnya untuk bersama-sama memikirkan masa depan petani tembakau,” tambahnya.

Sebelum tiba di Pamekasan, Haji Her telah mengunjungi Gedung Merah Putih KPK pada Kamis (9/4) siang. Pengusaha yang juga dikenal sebagai ‘Crazy Rich Madura’ tersebut menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) serta penerimaan gratifikasi.

Datang bersama tim kuasa hukumnya sekitar pukul 12.50 WIB, Haji Her terlihat mengenakan sarung cokelat dan kemeja putih berlogo harimau. Usai diperiksa, ia mengklaim tidak mengenal para tersangka pejabat dari Direktorat Bea dan Cukai.

“Kita ditanya kenal enggak dengan orang-orang itu. Ya saya jawab, saya tidak kenal,” ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (9/4) sore.

Haji Her menegaskan niatnya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan petani tembakau, yang menjadi salah satu pilar ekonomi masyarakat Madura.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *