SK ASN Palsu Gresik: Korban Bertambah – Mantan PNS Diduga Terlibat

Penipuan ASN Palsu di Gresik: Kasus Melibatkan Mantan PNS dan Aktif ASN

Kasus penipuan bermodus penerimaan pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, semakin memunculkan korban baru. Dugaan keterlibatan kedua pihak ini menjadi fokus penyelidikan. Sekda Gresik Achmad Washil mengungkapkan, ada indikasi kuat bahwa seorang ASN aktif serta mantan ASN terlibat dalam skandal tersebut.

Mengutip detikcom, Washil menyatakan bahwa kasus ini memperlihatkan celah dalam proses formasi PPPK yang tidak terisi. Pelaku mengajak korban menawarkan jalan pintas untuk diangkat menjadi ASN dengan imbalan uang. “Nilainya bervariasi, sekitar puluhan juta rupiah per orang,” tambahnya.

“Yang nonaktif ini pernah terlibat pelanggaran, memasukkan tenaga honorer tidak sesuai prosedur, dan sudah pernah dikenai sanksi sampai pemecatan,” jelas Washil.

Pemkab Gresik melalui Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah melaporkan kasus ini ke polisi pada Jumat (10/4). Berdasarkan hasil penyelidikan internal, keterlibatan ASN nonaktif yang sebelumnya dijatuhi hukuman berat menjadi perhatian utama. Meski sudah diberhentikan dari jabatannya, pelaku kini diduga kembali memanfaatkan celah sistem.

Korban dalam skema penipuan ini terus bertambah, menunjukkan adanya peluang baru yang dimanfaatkan oleh pelaku. BKPSDM mengungkapkan bahwa kebijakan penerimaan ASN melalui skema ini dianggap sebagai celah untuk meraup keuntungan finansial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *