Solution For: Kapolsek & Kanit Reskrim di Rohil Dicopot Usai Warga Demo soal Narkoba

Kapolsek & Kanit Reskrim Rohil Dihindari Usai Aksi Warga

Sejumlah ratusan warga dari Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, menggelar aksi unjuk rasa pada Jumat (10/4) lalu. Aksi yang awalnya damai sempat memanas setelah sebagian peserta bergerak ke rumah seorang pria berinisial A yang diduga sebagai bandar narkoba. Mereka melakukan pelemparan dan perusakan terhadap bangunan tersebut, dengan jumlah massa berkembang hingga mencapai 500 orang.

Setelah aksi unjuk rasa yang menuntut penangkapan bandar narkoba, Kapolsek Panipahan di Polres Rokan Hilir, Riau AKP Robiansyah, dipecat. Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengonfirmasi bahwa Kanit Reskrim Polsek Panipahan, Aipda Rahmat Ilyas, juga turut dipecat. Pemecatan ini dilakukan sebagai evaluasi atas kinerja jajaran Polsek yang dinilai belum memenuhi standar pengawasan situasi.

Langkah Evaluasi dan Tanggung Jawab Institusi

“Ini adalah bentuk evaluasi dan tanggung jawab kami. Kami melihat ada hal-hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam menjaga situasi kamtibmas di Panipahan. Karena itu, kami mengambil langkah tegas,” ujar Irjen Herry mengutip detikcom, Minggu (12/4).

Kapolda Riau menegaskan bahwa Polda tidak tinggal diam dalam merespons peristiwa tersebut. Sejak awal, Kapolres Rokan Hilir bersama Wakil Bupati langsung turun ke lapangan untuk menenangkan masyarakat dengan mengajak tokoh masyarakat, agama, dan adat berdialog. Upaya ini diharapkan mencegah pengembangan lebih lanjut dari keadaan yang sudah memanas.

Kondisi Saat Ini dan Tindak Lanjut

“Kami bergerak cepat sejak awal. Kapolres bersama Wakil Bupati sudah turun langsung ke lapangan, mengajak tokoh-tokoh masyarakat untuk berdialog dan meredam situasi. Ini bagian dari pendekatan yang kami lakukan agar kondisi segera kondusif,” jelasnya.

Kondisi di Panipahan kini mulai stabil, dengan aktivitas warga kembali normal. Meski demikian, penguatan langkah preventif dan pengawasan tetap dilakukan untuk menjaga keamanan. Kapolda juga meminta masyarakat setempat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu yang bisa memperburuk situasi.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa dimulai dengan berkumpulnya sekitar 150 orang di Masjid Raya Panipahan sebelum bergerak ke Mapolsek Panipahan. Peserta mengajukan tuntutan kepada aparat penegak hukum agar menutup seluruh kegiatan terkait narkoba dan segera menangkap para pelaku, termasuk warga berinisial M. Setelah menyampaikan aspirasi, massa akhirnya membubarkan diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *