Solution For: Cedera Marquez di Mandalika Diklaim Jadi Biang Terpuruk Musim Ini
Cedera Marquez di Mandalika Diklaim Jadi Biang Terpuruk Musim Ini
Andre Dovizioso mengungkapkan bahwa cedera bahu Marc Marquez yang terjadi di Sirkuit Mandalika pada Oktober 2025 masih memengaruhi performanya di MotoGP 2026. Mantan lawan balap ini percaya kondisi fisik sang juara dunia 2025 lebih buruk dari yang terlihat, sehingga membuat Marquez tidak bisa mencapai level performa sebelumnya.
“Marc bukan tipe pembalap yang suka mengeluh atau mencari alasan,” ujar Dovizioso kepada Moto Italia, dilansir dari Crash, Jumat (3/4) malam. “Jadi, kebenaran tentang bagaimana kondisinya dan seberapa banyak masalah yang dia hadapi… Namun menurut saya, situasinya jauh lebih parah daripada yang tampak.”
Dalam tiga balapan pertama musim ini, dari Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat, Marquez belum mampu meraih podium. Berbagai hambatan terus menggangu perjalanan kualifikasi hingga seri utama. Dovizioso menilai bahwa keterbatasan fisiknya, khususnya pada lengan kanan, memengaruhi kestabilan performa.
“Tahun lalu, dia memenangkan gelar. Saya tidak bisa mengatakan persentasenya, tetapi jelas dia tidak dalam kondisi 100%,” tambah Dovizioso. “Dia masih perlu waktu untuk pulih, dan kecelakaan di Indonesia mungkin memperburuk cedera lengan kanannya, yang menurut saya tak bisa sepenuhnya diatasi.”
Saat balapan Mandalika tahun lalu, Marquez terlibat kecelakaan dengan Marco Bezzecchi di tikungan ketujuh pada lap pertama. Cedera bahu yang dideritanya memang tidak memperparah luka tulang humerus kanan yang sudah ada sejak 2020. Namun, Dovizioso menekankan bahwa cedera ini terus berdampak hingga sekarang.
MotoGP Spanyol yang akan dihelat di musim ini ditunda akibat dampak perang antara AS dan Israel di Iran. Hal ini memberi Marquez kesempatan untuk fokus pada pemulihan dan mengevaluasi strategi balapan di musim baru.