Important Visit: Wamenpar Klaim Pungli di Daerah Wisata Selama Libur Lebaran Menurun

Wamenpar Klaim Pungli di Daerah Wisata Selama Libur Lebaran Menurun

Menurut Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Pariwisata, jumlah pungutan liar (Pungli) yang terjadi selama masa libur Lebaran Idul Fitri 2026 lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menyatakan bahwa penurunan tersebut tercatat berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh pihaknya. “Pada tahun ini, angka Pungli di destinasi wisata serta tempat penginapan seperti hotel tercatat lebih rendah daripada tahun lalu, baik karena adanya laporan terkait Pungli maupun kenaikan harga yang tidak wajar,” ujarnya saat di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (1/4).

Meski demikian, Ni Luh mengakui menerima beberapa laporan mengenai adanya Pungli di tempat wisata. Contohnya, satu di antaranya terjadi di daerah Banten. Menghadapi hal tersebut, Ni Luh menjelaskan bahwa ia langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Hal ini karena destinasi wisata di daerah tersebut merupakan kewenangan dari kepala daerah atau pemerintah daerah.

“Seperti Banten misalnya, Gubernur Banten itu sudah mengeluarkan aturan dalam bentuk surat edaran terkait dengan tidak boleh ada Pungli selama libur Lebaran ini dan tidak ada kenaikan harga yang tidak rasional begitu selama libur Lebaran,” ucap eks jurnalis televisi itu.

Selama libur Lebaran, beberapa destinasi wisata menjadi tempat favorit bagi pengunjung. Di antaranya, kawasan Malioboro, Yogyakarta, menjadi yang paling banyak dikunjungi dengan perkiraan 468.004 pengunjung. Selanjutnya, Ancol di Jakarta Utara menarik sekitar 343.623 pengunjung, sementara Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, menerima 284.412 pengunjung.

Obyek wisata yang ramai pengunjung ini menunjukkan tren peningkatan minat masyarakat terhadap destinasi lokal selama masa liburan. Meski ada laporan mengenai Pungli, langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah daerah dianggap cukup efektif untuk mengurangi praktik tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *