Latest Program: Kampus IKJ Bakal Pindah ke Kota Tua, Pramono Buka Suara
Kampus IKJ Bakal Pindah ke Kota Tua, Pramono Buka Suara
Dalam wawancara terbaru, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan penjelasan mengenai isu pemindahan kampus Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ke Kota Tua. Ia menegaskan bahwa rencana tersebut tidak melibatkan penggeseran seluruh aktivitas akademik IKJ, melainkan hanya menyediakan ruang bagi mahasiswa dan seniman untuk berkarya di kawasan bersejarah tersebut.
Membantah Pemindahan Total
Pemprov DKI Jakarta sedang membangun fasilitas khusus untuk memperkuat fungsi Kota Tua sebagai tempat seni dan budaya. Meski ada rencana gedung khusus untuk IKJ, Pramono membantah bahwa semua kegiatan belajar mengajar akan dipindahkan ke sana. “Tetapi setelah kami kaji, bukan berarti kita akan memindahkan IKJ,” tegasnya.
“Jadi saya ingin meluruskan, IKJ nanti atau seniman-seniman akan kita kasih ruang tempat untuk berekspresi seluas-luasnya di Kota Tua. Bahwa nanti akan ada gedung yang kami persiapkan untuk IKJ, iya,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (9/4).
Pramono menjelaskan bahwa Kota Tua memiliki potensi besar sebagai ruang publik yang tetap mempertahankan keunikan artistik Jakarta. “Mudah-mudahan ini bisa menjadi pemantik untuk menghidupkan Kota Tua sebagai kawasan heritage yang berkembang dengan baik, lebih rapi, dan tetap berkesenian,” katanya di Jakarta Timur, Senin (21/10).
Fokus pada Wisata dan Budaya
Langkah pemindahan kampus IKJ ke Kota Tua diharapkan bisa memperkuat identitas seni dan budaya Jakarta. Namun, Pramono menekankan bahwa tujuan utama penataan kawasan tersebut tetap berpusat pada pariwisata publik dan pelestarian budaya. “Supaya segmentasinya menjadi lebih luas dan dengan masyarakat yang naik KRL juga bisa menikmati Kota Tua dengan baik,” sambungnya.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengusulkan relokasi kampus IKJ untuk menghidupkan kembali Kota Tua. Pramono menilai kawasan ini mirip dengan Amsterdam, Belanda, dalam konteks kultural. “Kota Tua ini kan sebenarnya seperti Amsterdam-nya Belanda, karena satu tipe,” ujarnya.