Latest Update: Polda NTT Gandeng Pamswakarsa Pengamanan Paskah 2026
Polda NTT Bekerja Sama dengan Komunitas Swakarsa untuk Keamanan Paskah 2026
Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan kerja sama dengan masyarakat swakarsa sebagai bagian dari upaya pengamanan perayaan Paskah 2026. Tim pengamanan ini didukung oleh Bhabinkamtibmas dan warga sekitar gereja, serta tokoh masyarakat. Hal tersebut diungkapkan oleh Kombes Pol Joni Afrizal Syarifuddin, Kepala Biro Operasi Polda NTT, setelah Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Semana Santa Turangga 2026 di Mapolda NTT, Selasa (31/3).
“Karena keterbatasan jumlah anggota kepolisian, pengamanan swakarsa diatur agar seluruh gereja tetap terlindungi selama acara Paskah,” ujar Joni. Ia menjelaskan, partisipasi masyarakat swakarsa berasal dari gereja, tokoh pemuda, dan lingkungan sekitar sebagai bentuk kerja sama pencegahan gangguan keamanan.
Dalam Operasi Semana Santa 2026, total 3.227 personel terlibat, termasuk 1.319 anggota Polri dan 1.908 personel dari TNI serta instansi terkait. Pengamanan dilakukan di 1.113 gereja di seluruh NTT, dengan 432 gereja dianggap prioritas. Joni menegaskan, gereja-gereja prioritas mendapat pengawasan langsung dari Polri.
Masyarakat yang tidak termasuk dalam kategori prioritas tetap dibantu oleh tim swakarsa, yang dikordinasikan oleh Bhabinkamtibmas setempat. “Jadi, semua gereja pasti memiliki perlindungan keamanan,” tambah Joni. Selain itu, pihaknya menyiapkan 85 titik pos, terdiri dari 38 pos pengamanan, 26 pos pelayanan, dan 21 pos terpadu.
Apel gabungan pasukan Operasi Semana Santa Turangga 2026 digelar hari ini di lapangan Mapolda NTT, dipimpin oleh Wakapolda NTT Brigjen Pol Barkoro Tri Prabowo. Penyelenggaraan operasi ini bertujuan memastikan kegiatan ibadah dan perayaan Paskah berjalan aman dan lancar di seluruh wilayah NTT.