Pemerintah Mulai Skema PJJ Mahasiswa Semester 5 ke Atas Pekan Ini

Pemerintah Terapkan Sistem PJJ untuk Mahasiswa Semester 5 ke Atas Mulai Pekan Ini

Menteri Pendidikan Tinggi, Sain, dan Teknologi Brian Yuliarto mengarahkan lembaga perguruan tinggi untuk menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) terhadap mahasiswa semester kelima dan di atasnya, mulai pekan ini. Ia menekankan bahwa prodi-prodi harus mempertimbangkan kembali mata kuliah mana yang dapat dijalankan secara hybrid atau sepenuhnya daring.

“Siswa dari setiap program studi perlu mengidentifikasi mata kuliah yang memungkinkan penyelenggaraan dalam bentuk jarak jauh atau kombinasi dengan tatap muka,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (6/4).

Di sisi lain, Brian memastikan bahwa mahasiswa di semester pertama dan kedua tidak akan dikenai skema PJJ. Menurutnya, masa ini masih krusial bagi pembentukan atmosfer akademik yang solid. Ia juga menginginkan kampus mengevaluasi mata kuliah mana yang bisa diadakan daring tanpa mengorbankan kualitas pendidikan.

“Namun, mata kuliah yang membutuhkan praktikum, studio, atau aktivitas lainnya tetap harus diberikan secara tatap muka. Kami hanya mengizinkan mata kuliah bersifat wawasan untuk dijalankan secara daring,” jelasnya.

Selain itu, Brian menyebutkan arahan tentang pengaturan kerja dosen. Ia mengusulkan bahwa para guru bisa bekerja dari rumah selama satu hari dalam seminggu, dengan pembagian kerja yang lebih efisien.

“Kita ingin mengatur agar dosen tidak tersebar di lima hari kerja. Mungkin saja bisa empat hari di kampus dan satu hari dari rumah,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, ia menekankan pentingnya penggunaan teknologi digital dalam proses akademik. Ia menyarankan bahwa seluruh prosedur, mulai dari pendaftaran hingga pengarsipan nilai, dapat dilakukan secara daring untuk meminimalkan mobilitas mahasiswa.

“Dengan pendekatan digital, tugas akhir yang sebelumnya harus dicetak lima salinan bisa dikurangi,” kata Brian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *