Special Plan: Tangis Haru Keluarga Antar Kopda Farizal ke Peristirahatan Terakhir

Tangis Haru Keluarga Antar Kopda Farizal ke Peristirahatan Terakhir

Pemakaman Militer di TMP Giripeni

Jenazah salah satu dari tiga prajurit TNI yang gugur saat bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon, Kopda anumerta Farizal Rhomadhon, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Wates, Kulon Progo, DIY, pada pagi hari Minggu (5/4). Sebelum diarak ke TMP, jenazah disemayamkan di rumah duka terletak di Ledok, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo.

Di lokasi tersebut, pihak keluarga menghadirkan jenazah ke TNI, diikuti oleh upacara persemayaman. Dalam prosesnya, dibacakan SKEP Panglima TNI tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB), termasuk untuk Farizal, yang memperoleh gelar Kopda anumerta setelah gugur dari posisi Praka.

“Pada kesempatan yang penuh rasa belasungkawa ini, saya atas nama pemerintah, TNI, dan para hadirin mengucapkan duka yang mendalam atas kepergian almarhum,” kata Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, Pangdam Iskandar Muda (IM), sebagai inspektur upacara persemayaman.

“Kepada seluruh hadirin, marilah kita bersama-sama memanjatkan doa ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga segala kesalahan dan khilafan almarhum dapat diampuni, serta amal baktinya diterima di sisi-Nya,” sambungnya.

Saat jenazah diangkut ke TMP Giripeni menggunakan mobil jenazah, air mata mengalir dari sebagian anggota keluarga. Selama perjalanan, dilakukan prosesi brobosan, tradisi adat Jawa di mana keluarga mengiringi keranda dengan berjalan di bawahnya.

Jenazah Kopda Farizal tiba di lokasi pemakaman pukul 08.54 WIB. Prosesi upacara pemakaman secara militer dimulai pukul 09.03 WIB, dipimpin oleh Letjen Chandra Wijaya, Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI. Setelah pembacaan riwayat hidup, peti jenazah diturunkan ke liang lahat, disertai tembakan salvo sebagai penghormatan terakhir dan tabur bunga oleh keluarga almarhum.

Hormat senjata menjadi penutup dari upacara pemakaman Kopda Farizal di TMP Giripeni. Setelah prosesi selesai, isteri almarhum, Fafa Nur Azila, kembali ke pusara sang suami, menangis sambil memeluk makam.

Konteks Kematian Prajurit TNI di Lebanon

Dua insiden di Lebanon Selatan beberapa waktu lalu menyebabkan tewasnya tiga prajurit TNI. Salah satunya, Kopda Farizal Rhomadhon, gugur akibat ledakan proyektil di dekat pos Indonesia di Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3), menurut pernyataan UNIFIL.

Dua prajurit lainnya, Mayor anumerta Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Serka anumerta Muhammad Nur Ichwan, tewas dalam ledakan yang sumbernya belum terungkap pada Senin (30/3). Ketiga jenazah baru tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pada Sabtu (4/4) petang setelah diangkut dari Lebanon melalui bandara di Turki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *