New Policy: Wakil Menteri Fahri Hamzah Respons Saiful Mujani soal Jatuhkan Prabowo

Wakil Menteri Fahri Hamzah Respons Saiful Mujani soal Jatuhkan Prabowo

Pada Senin (6/4), Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mengungkapkan pandangannya terkait pernyataan Saiful Mujani yang dianggap ingin menjatuhkan pemerintahan Prabowo Subianto. Ia menekankan pentingnya seluruh pihak mematuhi prinsip demokrasi konstitusional dalam kehidupan berbangsa. “Kita perlu berbicara dalam kerangka demokrasi konstitusional. Jangan memberikan ruang kepada tindakan yang inkonstitusional karena hal itu bisa membahayakan,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Fahri juga mengingatkan bahwa presiden sebagai eksekutif bukan satu-satunya pihak yang bisa dituntut tanggung jawab atas kinerja pemerintah. Menurutnya, ada sejumlah kekuasaan lain yang juga harus diperiksa. Ia meminta seluruh pihak untuk introspeksi diri dan tetap bersatu dalam menghadapi tantangan saat ini. “Apalagi kalau kita bicara soal Pak Prabowo, niatnya pasti baik. Semua ini demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Respons Hasan Nasbi terhadap Pernyataan Saiful Mujani

Eks Kepala PCO Hasan Nasbi memberikan tanggapan tajam terhadap pernyataan Saiful Mujani. Melalui akun Instagram @hasan_nasbi, ia menyampaikan kekecewaannya sekaligus mengkritik pernyataan tersebut. “Saya terpaksa mengungkapkan kekecewaan saya,” tulis Hasan, dikutip Senin (6/4).

“Apalagi yang menyampaikan ingin menjatuhkan presiden itu seorang profesor ilmu politik, seorang konsultan politik, seorang polster,” ujarnya.

Hasan menyoroti kelompok yang mengklaim diri sebagai pejuang demokrasi, namun dalam praktik hanya memperjuangkan demokrasi jika pemerintahan sesuai keinginan mereka. Ia menilai mereka sering tergoda untuk mengeluarkan pernyataan yang melampaui batas, seperti ajakan menggulingkan pemerintah. Menurut Hasan, hal ini menunjukkan ketidakpahaman terhadap esensi demokrasi itu sendiri.

Backgroud Saiful Mujani

Saiful Mujani, seorang Guru Besar Ilmu Politik di UIN Syarif Hidayatullah, juga pendiri lembaga penelitian, konsultasi politik, dan kebijakan berbasis riset bernama Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), menjadi sorotan setelah potongan videonya muncul di media sosial. Dalam video yang dipublikasikan Hasan, Mujani menyampaikan pernyataan yang mengejek pemerintahan Prabowo. “Ya hanya kita yang bisa, rakyat, ’98 juga tidak akan terjadi kalau rakyat dan teman-teman enggak turun,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *