Special Plan: Misbakhun soal Ajakan Makar: Apa yang Dipermasalahkan?

Misbakhun Tegaskan: Pernyataan Saiful Mujani Dinilai Tidak Sesuai Demokrasi

Kritik Pernyataan Mujani Dinilai Serius oleh Misbakhun

Muhammad Misbakhun, Ketua Komisi XI DPR RI, memberikan pernyataan terkait kontroversi pernyataan Saiful Mujani yang menyerukan penggulingan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut dibacakan di Gedung Bank Mega, Jakarta, Selasa (7/4). Misbakhun mengingatkan bahwa tidak boleh ada pihak yang mencoba merusak kepercayaan masyarakat terhadap kepala negara yang dipilih secara demokratis. “Di forum tadi saya bilang jangan sampai ada yang menjatuhkan Pak Prabowo,” ujarnya. Menurut Misbakhun, ajakan untuk menjatuhkan presiden di ruang publik adalah tindakan yang cukup serius dan bertentangan dengan prinsip dasar demokrasi. “Kalau menurut saya, membicarakan dan menjatuhkan Presiden di forum terbuka serta mengajak orang lain adalah upaya makar yang berat,” tambahnya. Ia menjelaskan bahwa perbedaan pandangan terhadap pemerintah adalah hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Namun, mengajak rakyat untuk meruntuhkan presiden dinilai tidak sesuai dengan konsep demokrasi yang benar. “Dia bisa tidak suka dengan Pak Prabowo, tapi mengajak rakyat menjatuhkan itu tidak dilakukan dalam lingkungan demokrasi yang sejati,” katanya.

Misbakhun Puji Kebijakan Pemerintah

Misbakhun juga menyoroti keberhasilan program pemerintah yang dianggap memberi manfaat bagi masyarakat. “Program pemerintah sangat pro-rakyat, seperti MBG, Koperasi Desa Merah Putih, hilirisasi, bantuan sosial, pendidikan, semua di-cover oleh negara,” ucapnya. Ia menekankan bahwa kebijakan energi dan ketahanan pangan nasional tetap stabil meski menghadapi tekanan global. “BBM dalam situasi dunia meningkatkan harga, Pak Prabowo justru menahan kenaikan harga. Apa yang ingin mereka tanyakan?” tanya Misbakhun.

Sikap Teddy Indra Wijaya

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons polemik ini dengan santai. Ia mengaku belum mengetahui detail pernyataan Mujani yang viral di media sosial. “Saya masih banyak kerjaan, belum lihat beliau bicara apa,” kata Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Menurutnya, Presiden Prabowo saat ini fokus pada agenda strategis pemerintahan. “Bapak Presiden mengurus hal besar, sibuk dengan hal-hal yang lebih penting,” tambahnya.

Mujani Berpendapat: Ini Hanya Sikap Politik

Saiful Mujani, Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah dan pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), telah menjelaskan pernyataannya. Ia menolak menyebutkan bahwa ucapan tersebut adalah upaya makar. “Apakah ucapan saya bisa disebut makar? Saya tegaskan itu bukan makar, tapi ‘political engagement’ yakni sikap politik yang dinyatakan di hadapan orang banyak,” ujarnya dalam pernyataan resmi. Pernyataan Mujani tersebut muncul dalam acara Halal Bihalal Pengamat yang digelar pekan lalu. Ia mengklaim bahwa tindakan itu dilakukan sebagai bagian dari partisipasi aktif dalam proses demokrasi. “Ini bukan usaha memecah belah pemerintah, tapi bagian dari dialog politik yang sehat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *