Kata-kata Hector Souto Usai Indonesia Runner Up Piala AFF Futsal 2026
Hector Souto Ungkap Kebanggaannya Usai Timnas Futsal Indonesia Jadi Runner Up Piala AFF 2026
Timnas Futsal Indonesia meraih hasil kedua setelah kalah 1-2 dari Thailand di babak final Piala AFF Futsal 2026, yang berlangsung di Nonthaburi Hall, Bangkok, pada Minggu (12/4). Meski gagal mempertahankan gelar yang sebelumnya mereka raih pada edisi 2024, pelatih Hector Souto tetap memuji kinerja anak didiknya.
Pada laga tersebut, Indonesia sempat unggul 1-0 di menit ke-16 berkat gol Andres Dwi Persada Putra. Namun, Thailand berhasil memperbaiki skor menjadi 1-1 di detik-detik akhir babak pertama. Gol penalti yang diberikan wasit setelah Indonesia melakukan enam pelanggaran membuat tim tuan rumah menyamakan kedudukan. Di babak kedua, Thailand kembali unggul lewat tendangan keras Panat Kittipanuwong, memutus permainan Indonesia.
Pelatih: Tim Kami Pantas Diberi Apresiasi
“Baik, sejujurnya, saya sangat bangga dengan para pemain dan staf kami. Mereka bermain dengan sangat baik. Saya yakin klub mereka di Indonesia dan rekan-rekan mereka pasti merasa bangga atas upaya yang mereka lakukan,” ujar Souto.
“Saya rasa kami menguasai permainan di babak pertama. Mereka [Thailand] tidak punya peluang sama sekali. Enam pelanggaran yang kami lakukan, menurut saya, tidak semuanya bisa dikategorikan sebagai pelanggaran. Saya merasa terlalu dihukum oleh wasit. Mereka bisa menyamakan skor lewat tendangan bebas, padahal kami unggul 1-0 sebelumnya,” tambahnya.
Souto juga menegaskan bahwa seluruh pihak di Asia Tenggara mulai menghargai permainan Timnas Futsal Indonesia. Meski harus puas menjadi juara kedua, ia yakin timnya telah memberikan penampilan yang membanggakan. “Secara keseluruhan, kami kalah. Selamat untuk Thailand, mereka berhasil meraih trofi. Namun, kami juga mendapatkan penghargaan dari banyak orang karena usaha mereka,” ucap Souto.
Kemenangan Thailand dalam turnamen ini menjadi trofi ke-17 sepanjang sejarah Piala AFF Futsal. Sebelumnya, negara tersebut sukses memperoleh gelar pada tahun 2001, 2003, 2005, 2006, 2007, 2008, 2009, 2012, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019, dan 2022. Indonesia, di sisi lain, harus mengakhiri perjalanan mereka dengan peringkat kedua.