Key Issue: Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Dihajar Bosnia Lewat Adu Penalti
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Dihajar Bosnia Lewat Adu Penalti
Kemarin, Timnas Italia menghadapi Bosnia dan Herzegovina dalam babak final playoff Grup A di Stadion Bilino Polje, Rabu (1/4) dini hari WIB, yang berakhir dengan kekalahan melalui adu penalti 4-1 (1-1). Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Bosnia untuk menyelesaikan pertandingan.
Bosnia mengawali pertandingan dengan kesempatan pertama pada menit keempat melalui sepak pojok, tetapi gagal mencetak gol setelah pertahanan Italia menghalau bola. Di menit ketujuh, Ermedin Demirovic mencoba memanfaatkan umpan silang untuk mengarahkan bola ke gawang Gianluigi Donnarumma, namun kiper itu berhasil menggagalkan upaya tersebut.
Pertandingan berjalan kurang seimbang sepanjang babak pertama. Italia mengontrol bola dengan cepat, sementara Bosnia terus menciptakan peluang melalui umpan pendek. Meski begitu, Italia akhirnya memperoleh keunggulan 1-0 pada menit ke-15 setelah kesalahan Nikola Vasilj menghasilkan peluang bagi Moise Kean. Kean memanfaatkan situasi kosong dengan tembakan kaki kanan ke pojok kiri atas gawang.
Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 bagi Italia. Di babak kedua, Bosnia mendominasi permainan dan terus menekan pertahanan Azzurri. Meski Gianluigi Donnarumma membuat penyelamatan penting, Italia masih kehilangan peluang emas pada menit ke-60 dan ke-77. Babak kedua ditutup dengan skor 1-1 setelah Haris Tabakovic menyamakan kedudukan melalui sundulan dari umpan silang.
Susunan Pemain Bosnia vs Italia
Bosnia: Vasilj; Memic, Katic, Muharemovic, Kolasinac; Dedic, Sunjic, Basic; Bajraktarevic, Demirovic, Dzeko. Italia: Donnarumma; Mancini, Bastoni, Ca
Dalam adu penalti, Bosnia dan Herzegovina menang 4-1 atas Italia. Semua penendang Bosnia berhasil menjalankan tugas, sementara dua pemain Italia, Francesco Esposito dan Bryan Cristante, gagal. Hanya Sandro Tonali yang sukses menjadi eksekutor. Kemenangan ini memastikan Bosnia lolos ke Piala Dunia 2026, sementara Italia kembali gagal tampil di ajang tersebut untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah 2018 dan 2022.