Latest Program: MilkLife Soccer Challenge Raih Penghargaan PSSI Awards 2026
MilkLife Soccer Challenge Raih Penghargaan PSSI Awards 2026
Turnamen sepak bola putri usia dini MilkLife Soccer Challenge memperoleh penghargaan kategori Program Pengembangan Grassroots Terbaik dalam acara PSSI Awards 2026. Penghargaan ini dianggap sebagai bentuk apresiasi terhadap usaha membangun sepak bola Indonesia dari tingkat dasar hingga level prestasi. Menurut Ketua PSSI, Erick Thohir, acara ini memperingati peran penting para aktor yang mendukung pengembangan olahraga nasional.
“Penghargaan ini ditujukan untuk mengapresiasi para pahlawan di lapangan hijau, tidak hanya pemain, tetapi juga PSSI provinsi, sponsor, komunitas, serta berbagai pihak lain yang terus berkontribusi mulai dari tingkat grassroots hingga sepak bola prestasi,” kata Erick Thohir dalam pernyataan resmi.
Dalam wawancara tambahan, Erick Thohir menegaskan bahwa PSSI Awards bertujuan membangkitkan semangat kolaboratif. “Program ini hadir dengan semangat yang lebih hangat, lebih dekat, dan lebih membumi. Kami memberikan penghargaan kepada semua pihak yang terus menjaga mimpi sepak bola Indonesia tetap hidup,” tambahnya.
Program Djarum Foundation Dianugerahi Penghargaan
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menyambut baik pemberian penghargaan PSSI. Ia menilai apresiasi tersebut menjadi penggerak bagi penyelenggara untuk memperkuat ekosistem sepak bola putri di Indonesia. “Penghargaan ini disematkan untuk menghargai Bapak Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono yang giat membangun fondasi pembinaan olahraga melalui Djarum Foundation,” ujar Teddy.
Pelaksanaan dan Penyebaran Turnamen
MilkLife Soccer Challenge pertama kali diluncurkan pada 2023, dimulai dari Kudus, Jawa Tengah. Kini, turnamen ini berjalan di 12 kota, termasuk Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Samarinda, dan Banjarmasin. Jumlah peserta terus meningkat dari tahun ke tahun: pada Seri 1 2024 tercatat 5.163 peserta, lalu melonjak dua kali lipat menjadi 10.051 dalam Seri 2 2024. Di Seri 1 2025-2026, angka peserta mencapai 17.492, sehingga total peserta yang telah mengikuti program ini mencapai 32.706 siswi.
Turnamen ini dirancang khusus untuk anak-anak usia sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah. Tujuannya adalah menemukan dan mengasah bakat pesepakbola putri Indonesia, sekaligus membangun minat terhadap olahraga ini di kalangan generasi muda.