Latest Program: Passport Gate di Belanda: Pemain Bahkan Tak Bisa Pakai Jersey
Krisis Paspor di Belanda: Masalah Serius Menghambat Aktivitas Pemain
Isu paspor yang sedang hangat diperbincangkan di Liga Sepak Bola Belanda menimpa seorang pemain, membuatnya tidak bisa menggunakan kostum klub. Pelatih SC Heerenveen, Robin Veldman, mengungkapkan salah satu pemain andalannya, Dylan Vente, terjebak dalam situasi ini. Pemain berusia 22 tahun itu, yang lahir di Rotterdam, sering tampil sebagai starter di timnas Belanda U-16 hingga U-20, namun memutuskan bergabung dengan Timnas Suriname pada tahun 2024.
“Selama belum ada kepastian mengenai izin kerja, Dylan tidak bisa melakukan apa pun,” kata Veldman kepada Leeuwarder Courant.
Veldman menambahkan bahwa Vente sangat terbatas dalam aktivitasnya, seperti masa pandemi corona. “Dia tidak bisa bermain sepak bola, tidak ada latihan, bahkan tidak bisa menjawab pertanyaan wawancara. Dylan juga tidak bisa mengenakan jersey tim. Kami bahkan tidak diizinkan menyediakan pelatih pendamping untuknya.”
“Jadi Dylan memilih program alternatif. Dia sudah menjalankannya selama beberapa hari di Heerenveen dan Rotterdam. Situasi yang dialami Dylan mirip dengan masa pandemi corona,” jelas Veldman.
Sebelum krisis paspor, Vente adalah pemain utama di lini depan Heerenveen. Isu ini memuncak setelah dugaan penggunaan paspor yang tidak sah menimpa pemain-pemain Belanda yang bermain untuk timnas negara lain. Klub NAC Breda menjadi pelopor protes, menyoroti status keabsahan pemain Timnas Indonesia, Dean James. Selain James, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens juga terkena masalah serupa.
Krisis paspor ini tidak hanya memengaruhi pemain Timnas Indonesia. Pemain Suriname, Cape Verde, dan Curacao pun merasakan dampaknya. Permasalahan kewarganegaraan terus menjadi sorotan, dengan potensi sanksi terhadap pemain yang dianggap melanggar aturan.