Solution For: Kronologi Pemain Indonesia Terdampak Masalah Paspor di Belanda
Kronologi Pemain Indonesia Terdampak Masalah Paspor di Belanda
Awal Munculnya Skandal
Skandal yang mengguncang kompetisi sepak bola Belanda muncul setelah sebuah siniar podcast berjudul De Derde Helft mengungkap keterlibatan pemain Indonesia dalam kasus pelanggaran aturan izin kerja. Sembilan hari sebelumnya, Dean James, yang bermain untuk Go Ahead Eagles, disebut masih menggunakan status pemain asal Belanda atau Uni Eropa dalam kontraknya. Hal ini memicu kecurigaan bahwa ia tidak memenuhi syarat bermain di Eredivisie 2025/2026.
Respons Klub dan Operator Liga
Kabar tersebut sampai ke manajemen NAC Breda, yang kemudian mengirim surat ke operator kompetisi. Mereka mempertanyakan status James dalam pertandingan melawan tim mereka dengan skor 6-0. Jika keadaan tersebut tidak sah, Breda mengusulkan ulang pertandingan. Tindakan serupa juga diambil oleh Tilburg, setelah mereka kalah dari Willem II. Tim yang dibela Nathan Tjoe-A-On juga meminta perubahan serupa.
“Kini, ketika seluruh Eredivisie berpotensi terdampak skandal paspor, muncul gagasan agar klub-klub menghadapi masalah ini bersama-sama. Secara kolektif, demi kepentingan bersama,”
tulis Algemeen Dagblad.
Pelaksanaan dan Nama-Nama Terlibat
Setelah kalender internasional selesai, Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND) merilis daftar 25 pemain yang tersangkut pada Rabu (1/4). Dalam daftar tersebut, empat pemain Indonesia tercantum, yaitu Dean James, Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, dan Tim Geypens. Karena itu, mereka sementara tidak bisa tampil untuk klub masing-masing maupun mengikuti latihan.
Nama tiga pemain Indonesia lainnya, Maarten Paes (Ajax Amsterdam), Miliano Jonathans (Excelsior), dan Mees Hilgers (FC Twente), tidak masuk dalam daftar tersebut. Hal ini menimbulkan perbedaan penanganan antara pemain yang terkena dampak dan yang tidak.
“Proses untuk mengatur ini dengan benar telah dimulai. Kami berharap mendapatkan kejelasan dalam waktu dekat, baik untuk Nathan maupun untuk klub,”
tulis Willem II, seperti yang dilansir dari Algemeen Dagblad.
Kemungkinan Penyelesaian
KNVB, federasi sepak bola Belanda, meminta klub mencari solusi terbaik. Media lokal menggelar istilah Skandal Pasporgate sebagai respons atas peristiwa ini. Dengan banyaknya pemain yang terlibat, operator liga berupaya mengkonsultasi ke KNVB guna menyelesaikan masalah. Manajemen Willem II yakin kasus ini akan segera rampung, dengan kolaborasi dari semua pihak.