Solving Problems: Nasib Dean James Belum Aman, Harus Lewati Satu Pintu Lagi

Nasib Dean James Belum Aman, Harus Lewati Satu Pintu Lagi

Kasus Dean James, pemain Timnas Indonesia, masih menggantungkan keputusan pada lembaga pemerintah Belanda. Pemain yang sempat diberitakan sebagai warga negara Indonesia sekaligus statusnya sebagai warga negara Uni Eropa ini, kini diberi waktu untuk menyelesaikan proses legal. Selain itu, ia juga harus menunggu keputusan dari Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND).

Proses Kepastian Jalan

James telah mengajukan semua dokumen yang dibutuhkan untuk tinggal dan bekerja di Belanda, tetapi hingga kini belum ada keputusan resmi. Willem van Dop, manajer umum Go Ahead Eagles, mengungkapkan bahwa penerimaan kembali pemain tersebut berjalan lancar. “Para pemain telah menyelesaikan segala persyaratan yang diminta, dan prosesnya berjalan baik,” jelas Van Dop dalam wawancara dengan De Telegraaf, yang dilansir dari Voetbal Primeur.

“Sekarang tinggal menunggu IND untuk menentukan langkah selanjutnya. Kami harap dapat kembali memanggil James secepat mungkin,” tambahnya.

Sementara itu, Go Ahead Eagles juga menunggu keputusan NAC Breda dalam kasus yang telah dibuat oleh jaksa independen KNVB. Pihak klub NAC mengajukan tuntutan terhadap status James sebagai pemain yang tidak sah. Namun, KNVB telah menyimpulkan bahwa Go Ahead tidak bersalah secara sengaja.

“Kami senang karena jaksa menyatakan kami tidak melakukan kesalahan yang disengaja. Namun, masih ada kemungkinan NAC mengajukan banding,” ucap Van Dop.

Kasus ini muncul setelah NAC Breda menggugat status James ke operator kompetisi. Klub tersebut menyebut James sebagai pemain yang tidak memiliki izin. Meski telah menjadi warga negara Indonesia, James tetap dianggap sebagai warga negara Uni Eropa, sehingga bisa memainkan bola di Belanda. Dari sini, sejumlah klub lain juga ikut mengajukan tuntutan serupa, khususnya untuk pemain yang telah mengikuti proses naturalisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *