Arab Saudi Sebut Jalur Pipa Minyak ke Laut Merah Telah Pulih

Arab Saudi Sebut Jalur Pipa Minyak ke Laut Merah Telah Pulih

Minggu (12/4), Kantor Berita Saudi (SPA) melalui laporan AFP mengumumkan bahwa fasilitas energi serta jalur pipa utama timur-barat telah kembali beroperasi setelah terkena serangan dari Iran. Pernyataan ini dikeluarkan oleh Kementerian Energi Arab Saudi, yang menyebutkan bahwa kerusakan akibat serangan telah diatasi, sehingga keandalan pasokan minyak meningkat.

Jalur pipa Arab Saudi, Petroline, yang membentang selama 1.200 km, menghubungkan Laut Merah di barat dengan wilayah Teluk di timur. Fasilitas ini menjadi jalur ekonomi kritis selama perang karena Iran memblokir Selat Hormuz. Sebelum gencatan senjata dua minggu antara Iran dan Amerika Serikat dimulai, negara-negara Teluk menjadi sasaran serangan balik Iran.

“Kerusakan pada jalur pipa timur-barat dan fasilitas energi lainnya telah pulih, memungkinkan kapasitas pemompaan penuh sekitar tujuh juta barel per hari kembali berjalan,”

Iran menuduh negara-negara Teluk memperbolehkan pasukan AS melakukan serangan dari wilayah mereka. Tuduhan ini dipicu oleh agresi Israel-AS terhadap Iran pada 28 Februari. Meski demikian, negara-negara Teluk membantah klaim tersebut.

Menurut kementerian energi, serangan sebelumnya menyebabkan penurunan kapasitas pemompaan sebesar 700.000 barel per hari. Saat ini, produksi di ladang Manifa telah dipulihkan, sedangkan di ladang Khurais, pekerjaan pemulihan masih berlangsung. Pada Jumat, Riyadh mengonfirmasi bahwa serangan Iran selama beberapa minggu mengurangi kapasitas produksi dan menewaskan satu orang.

Dalam pernyataan resmi, seorang pejabat Kementerian Energi mengatakan bahwa salah satu stasiun pompa pada jalur pipa vital timur-barat terkena serangan. Fasilitas seperti kota industri Yanbu, Provinsi Timur, dan infrastruktur produksi, transportasi, serta penyulingan minyak dan gas, termasuk pabrik petrokimia dan pembangkit listrik, menjadi sasaran serangan Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *