Latest Program: Israel Ancam Bunuh Setiap Pemimpin Iran: Terus Kejar Pemimpin Teror!
Israel Ancam Bunuh Setiap Pemimpin Iran: Terus Kejar Pemimpin Teror!
Pernyataan Israel tentang Serangan Rudal Iran
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengejar dan menetralisir para pemimpin Iran, serta menargetkan aset strategis negara tersebut, jika serangan rudal terhadap Israel tidak berhenti. Dalam pernyataan video yang diwartakan oleh AFP, Minggu (5/4), ia menegaskan,
“Selama serangan rudal terus menargetkan warga sipil Israel, Iran akan membayar harga yang mahal, yang akan merusak dan pada akhirnya melumpuhkan infrastruktur nasionalnya serta kapasitas operasional rezim.”
Ia menambahkan,
“Pada saat yang sama, kami akan terus mengejar dan menetralisir kepemimpinan teror, serta menyerang target keamanan dan aset strategis di seluruh Iran.”
Serangan Israel terhadap Iran
Dalam beberapa hari terakhir, Israel bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS) telah melakukan serangan terhadap fasilitas baja dan petrokimia Iran. Tindakan ini dilakukan karena pihak Israel menyebut pendapatan dari sektor-sektor tersebut digunakan oleh Garda Revolusi untuk mendanai produksi senjata.
Respons Iran terhadap Ultimatum AS
Hari ini, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke Israel serta Kuwait. Kedua negara mengklaim bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil menangkal serangan terbaru dari Iran.
Ancaman Trump terhadap Iran
Serangan itu dilakukan setelah Presiden AS Donald Trump memberikan ultimatum kepada Iran. Ia meminta negara itu mencapai kesepakatan nuklir atau membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu 48 jam. Selain itu, Trump juga mengancam akan ‘menghancurkan’ pembangkit listrik Iran jika mereka tidak segera mengambil langkah tersebut.
“Waktu hampir habis—48 jam sebelum neraka menimpa mereka,” ancamnya.
Pernyataan Iran tentang Ultimatum Trump
Iran menolak ultimatum Trump, menyebut ancaman itu sebagai tindakan tidak berdaya serta gugup. Pihaknya menilai tekanan dari AS tidak cukup untuk memaksa mereka mengubah kebijakan.