Latest Update: AS Mulai Bombardir Pulau Minyak Kharg Iran Jelang Deadline Trump

AS Mulai Bombardir Pulau Minyak Kharg Iran Jelang Deadline Trump

Penyerangan Militer di Kharg Island

Menurut laporan militer, pasukan Amerika Serikat mengawali serangan terhadap sejumlah lokasi militer di Pulau Kharg, Iran, pada Selasa (7/4). Media lokal Iran, termasuk AFP, menyebut bahwa serangan tersebut mengenai terminal ekspor minyak utama negara itu. Namun, tidak ada kerusakan signifikan pada infrastruktur minyak, menurut informasi yang diberikan.

“Musuh Amerika-Zionis (Israel) telah meluncurkan beberapa serangan di pulau Kharg, dan beberapa ledakan telah terdengar di sana,” demikian laporan dari kantor berita Iran, Mehr.

Peran Kharg Island dalam Ekonomi Iran

Pulau Kharg, yang berada sekitar 25 kilometer dari pantai Iran di Teluk Persia, memiliki luas sekitar sepertiga Manhattan. Wilayah ini dikenal sebagai “Pulau Terlarang” karena pengawasan militer yang ketat. Sejak lama, Kharg menjadi pusat utama produksi minyak Iran, dengan fasilitas yang dianggap sangat vital oleh CIA pada 1984.

Ancaman Trump dan Penjelasan Media

Media Wall Street Journal melaporkan bahwa serangan terbaru AS menghancurkan 50 target militer di Pulau Kharg. Serangan ini terjadi beberapa jam sebelum tenggat waktu ultimatum Presiden Donald Trump, yang menargetkan pembukaan Selat Hormuz. Ancaman Trump menyatakan bahwa Iran akan “meratakan” jika tidak memenuhi syarat dalam empat jam.

Kesiapan Iran dan Perubahan Strategi

Jelang deadline, Iran memperkuat posisi dengan meningkatkan serangan terhadap berbagai infrastruktur, seperti jembatan kereta api, jalan raya, bandara, serta pabrik petrokimia. Seorang sumber senior mengungkapkan bahwa Iran menolak usulan gencatan senjata 45 hari yang diajukan oleh mediator. Negara itu menegaskan bahwa pembicaraan perdamaian hanya bisa dimulai setelah AS dan Israel berhenti menyerang, memberikan jaminan tidak akan melanjutkan operasi, serta menawarkan kompensasi atas kerusakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *