Sidang Kasus Korupsi Netanyahu Dilanjutkan Hari Minggu Ini
Sidang Kasus Korupsi Netanyahu Dilanjutkan Hari Minggu Ini
Presiden AS Donald Trump terus berupaya untuk memengaruhi proses hukum terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ia meminta pengadilan menggugurkan kasus korupsi yang menjerat Netanyahu dan mendorong pihak berwajib memberikan grasi kepadanya. Trump menganggap tuduhan terhadap Netanyahu sebagai ‘witch hunt’ atau serangan tanpa dasar bukti, menegaskan bahwa sang PM adalah pahlawan besar yang berkontribusi banyak bagi Israel.
Kasus ini telah menimbulkan kontroversi sejak 2019, ketika Netanyahu didakwa melakukan kejahatan penyuapan, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan. Sidang pengadilan dimulai pada tahun 2020 dan belum menemui penyelesaian meski telah berlangsung lama. Kini, persidangan dijadwalkan dilanjutkan pada hari Minggu (12/4) ini, setelah Israel mencabut keadaan darurat yang berlaku selama perang terhadap Iran.
“Dengan dicabutnya keadaan darurat dan kembalinya sistem peradilan untuk bekerja, sidang akan dilanjutkan seperti biasa,” demikian pernyataan dari juru bicara pengadilan Israel.
Sidang diperkirakan akan berlangsung hingga Rabu, dengan Netanyahu menjadi Perdana Menteri pertama Israel yang menghadapi tuduhan korupsi. Meski berupaya mengajukan penundaan kesaksian, permintaan tersebut ditolak oleh pengadilan karena dianggap tidak memberikan alasan yang jelas. Kini, proses hukum kembali berjalan normal setelah keadaan darurat dianggap telah berakhir.