Visit Agenda: Pakistan Beber Gencatan AS-Iran Termasuk Lebanon, Israel Tolak Keras
Pakistan Beber Gencatan AS-Iran Termasuk Lebanon, Israel Tolak Keras
Perdana Menteri Pakistan, Sehbaz Sharif, yang bertindak sebagai mediator, mengumumkan bahwa Lebanon menjadi salah satu pihak yang terlibat dalam kesepakatan gencatan senjata dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan di platform X pada Rabu (8/4). “Dengan kerendahan hati yang besar, saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Republik Islam Iran dan Amerika Serikat, bersama sekutunya, telah menyetujui gencatan senjata segera di mana pun, termasuk Lebanon dan tempat lain, BERLAKU SEGERA,” tulis Sharif dalam kutipan yang tersemat dalam
…
.
Konflik yang Berlangsung
Konflik antara AS dan Iran berawal pada 28 Februari, saat pihak AS meluncurkan operasi bersama sekutunya, yang juga lawan utama Iran, Israel. Sejak saat itu, kedua negara terus melakukan serangan terhadap wilayah di Teluk Persia. Iran membalas setiap tindakan agresif yang dilakukan oleh pihak AS-Israel.
Dalam peristiwa terkini, setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dinyatakan meninggal akibat serangan AS-Israel, Hizbullah di Lebanon terlibat dalam perang melawan Negeri Zionis. Pada awal Maret, Lebanon kembali memanas karena bentrokan antara Hizbullah dan Israel.
Sharif menyambut baik kesediaan pihak negara untuk gencatan dan mengucapkan terima kasih kepada AS serta Israel. “Saya mengundang delegasi mereka ke Islamabad pada hari Jumat, 10 April 2026, untuk melanjutkan perundingan dan mencapai kesepakatan yang memadai untuk menyelesaikan semua ketegangan,” tambahnya.
Perbedaan Pandangan
Namun, Israel membantah bahwa kesepakatan gencatan mencakup Lebanon. Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengonfirmasi bahwa negara tersebut hanya setuju untuk “menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu, dengan syarat Iran segera membuka Selat Hormuz dan menghentikan seluruh serangan terhadap AS, Israel, serta negara-negara di kawasan.”
Kesepakatan ini juga menyatakan bahwa gencatan senjata tidak mencakup Lebanon. Selain itu, Israel menegaskan dukungan terhadap upaya AS memastikan Iran tidak lagi menjadi ancaman nuklir, rudal, maupun teror. Meski Iran berbeda dengan Israel, negara itu belum memiliki senjata nuklir saat ini.
Sharif berharap perundingan di Islamabad dapat menghasilkan perdamaian yang bertahan lama dan menyebarkan kabar baik di masa depan.