Key Strategy: Iklan Wisata, Skotlandia Blunder Malah Pakai Pemandangan di China
Iklan Wisata, Skotlandia Blunder Malah Pakai Pemandangan di China
Pemerintah Skotlandia kini mendapat sorotan setelah membuat kesalahan dalam kampanye promosi wisata. Iklan yang mereka buat untuk menampilkan perjalanan bus di dataran tinggi Skotlandia justru menampilkan pemandangan yang sesungguhnya berasal dari China. Kesalahan ini langsung diketahui oleh warganet yang semakin teliti dalam memperhatikan detail visual. Akibatnya, foto dalam iklan tersebut dihapus dari berbagai platform karena “kecolongan” menggunakan gambar yang tidak sesuai dengan lokasi yang dipromosikan.
Konten Iklan yang Membingungkan
Kampanye iklan ini dirancang untuk mempromosikan program uji coba perjalanan bus dengan tarif terjangkau sebesar 2 pound sterling atau sekitar Rp45.000. Iklan tersebut dipublikasikan di media sosial pemerintah dan situs web operator besar seperti Citylink serta Stagecoach. Dalam gambar, terlihat sebuah bus melintasi jalan berkelok dengan pemandangan alam yang menyerupai keindahan Highlands Skotlandia. Namun, setelah diperiksa lebih dalam, warganet menyadari bahwa latar belakang gambar memiliki ciri khas yang tidak sesuai.
Salah satu fitur yang menarik perhatian adalah pagar pengaman berwarna hijau cerah di sepanjang jalan. Pagar ini tidak umum ditemukan di Skotlandia, justru identik dengan desain jalan di Tiongkok. Setelah investigasi, foto tersebut diketahui diambil dari Pegunungan Changbai, wilayah dekat perbatuan Tiongkok dan Korea Utara. Kesalahan ini membuat iklan yang seharusnya menggambarkan alam Skotlandia justru terkesan asing.
Penjelasan dari Pihak Terkait
“Sebuah gambar yang salah berasal dari agen pemasaran. Gambar telah dihapus dari paket komunikasi mitra dan akan ditarik dari distribusi apa pun yang sedang berlangsung,” ujar seorang juru bicara, seperti dilansir Daily Record.
Transport Scotland mengakui kesalahan berasal dari agen pemasaran eksternal yang menangani kampanye. Sementara itu, Highland Tourism mengalihkan tanggung jawab ke pihak agen pemasaran dan menanyakan bagaimana foto bisa disetujui tanpa diketahui asalnya. “Tanggung jawab kembali ke siapa pun yang mengirim ringkasan (desain), ketika kampanye siap untuk keluar dan ditandatangani. Mengapa tidak ada seorang pun di tim pemasaran yang memastikan foto tersebut diambil di Highlands?” tanya Direktur Highland Tourism, Willie Cameron, kepada BBC Scotland.
Cameron menegaskan bahwa pihaknya memiliki fotografer lokal yang seharusnya memberikan gambar akurat. “Mereka harusnya menggunakan pekerja lokal dan mempertanyakan proses penyetujuan foto ini,” pungkasnya.
Kampanye ini awalnya diluncurkan pada 30 Januari 2026, dengan layanan bus beroperasi mulai 23 Maret 2026. Bus-bus tersebut menyediakan rute ke berbagai daerah di dataran tinggi serta pulau-pulau Skotlandia. Meski terkesan menarik, kesalahan visual ini membuat iklan menjadi bahan canda dan kritik publik.