Solving Problems: India Tertinggi di Dunia soal Kematian Akibat Selfie di Tempat Wisata

India Paling Banyak Catat Kematian Akibat Selfie di Lokasi Wisata

Selama masa liburan, para wisatawan sering mengabadikan momen dengan berswafoto, alias selfie. Namun, tidak semua lokasi tersebut aman. Fakta mengejutkan terungkap melalui studi yang dilakukan oleh The Barber Law Firm, menunjukkan bahwa beberapa destinasi wisata di seluruh dunia menjadi penyebab utama kecelakaan yang mengakibatkan cedera hingga kematian. Banyak pengunjung yang terlalu berani mengambil foto, hingga akhirnya mengalami kecelakaan karena terlalu fokus pada hasil yang sempurna.

Studi Mengeksplorasi Risiko Selfie

Kasus-kasus kecelakaan akibat selfie sering terjadi, seperti jatuh, tertabrak kendaraan, atau tenggelam. Meski bisa dihindari dengan memilih lokasi yang lebih aman, jumlah insiden ini tetap signifikan. The Barber Law Firm menyusun daftar negara dengan insiden paling tinggi selama periode 2014 hingga 2025.

“Tren ini memprihatinkan. Mengejar popularitas di media sosial bisa mengorbankan nyawa. Foto sempurna tak sepadan dengan risiko yang dihadapi,” kata pendiri The Barber Law Firm, Kris Barber, merujuk laporan dari Travel and Leisure.

India: Negara dengan Kematian Terbanyak

India menjadi negara dengan jumlah kematian akibat selfie tertinggi, dengan 214 dari total 271 insiden yang tercatat. Kecelakaan ini didominasi oleh jatuh dari ketinggian, tertabrak, dan tenggelam. Persentase insiden di India mencapai 42,1 persen dari total data global.

Amerika Serikat dan Rusia di Peringkat Berikutnya

Amerika Serikat berada di peringkat kedua, dengan 37 kematian dari 45 insiden selfie. Penelitian Journal of Medical Internet Research 2023 menyebutkan bahwa jatuh dari tebing di lokasi perairan adalah penyebab utama kecelakaan. Rusia menempati posisi ketiga, mencatat 18 kematian dari 19 insiden.

Kris Barber mengingatkan wisatawan untuk selalu memprioritaskan keselamatan. Menurutnya, kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar dan penghindaran area berbahaya, seperti tepi tebing, sangat penting. “Ada alternatif aman untuk mengabadikan momen indah tanpa mengorbankan nyawa,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *