Latest Program: Wejangan Menperin Usai Banyak Dealer Mobil Jepang Gulung Tikar
Wejangan Menperin Usai Banyak Dealer Mobil Jepang Gulung Tikar
Banyak dealer mobil Jepang di Indonesia harus berpindah karena munculnya kompetitor baru dari produsen asal Tiongkok. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyatakan situasi ini menjadi tantangan bagi merek-merek mobil Jepang untuk menyesuaikan dinamika perubahan pasar.
“Saya kira itu juga challenge untuk brand Jepang, karena semuanya berkaitan dengan market. Mereka harus bisa merespons keinginan konsumen,” ujar Agus, seperti dilaporkan Antara pada Kamis (9/4).
Sebelumnya, dealer Honda di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ditutup. Postingan di akun Instagram @Hondaponpin menyatakan, “Kami Honda Pondok Pinang pamit undur diri. Terimakasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan.”
“Kami Honda Pondok Pinang pamit undur diri. Terimakasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan,” tulis akun Instagram @Hondaponpin.
Peristiwa ini bukan pertama kalinya terjadi. Sejumlah dealer Honda di wilayah Pasteur, Jemursari, Triputra, dan Trimegah Bekasi sebelumnya juga mengalami situasi serupa.
Agus menambahkan, produsen otomotif Jepang perlu lebih teliti dalam mengikuti kebijakan pemerintah yang terus bergerak ke arah penggunaan kendaraan listrik (EV). Ia mengingatkan bahwa pergeseran ini diperkuat oleh dinamika global, seperti konflik di Timur Tengah, yang mendorong pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil.
“Produsen Jepang harus mampu melihat bahwa kita akan shifting ke situasi EV. Ini arahan langsung dari Presiden agar segera full pada kendaraan listrik, baik motor, mobil, truk, maupun bus,” tutup Agus.
Pemerintah, lanjutnya, telah memberikan panduan untuk mempercepat adopsi mobil listrik nasional. Perubahan ini menjadi fokus utama dalam upaya transformasi industri otomotif di Tanah Air.